Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Akan Masuk Ketika Penderita Covid-19 Naik, Mahasiswa Ini Takut Ngampus

Leonardus Selwyn Kangsaputra , Jurnalis-Selasa, 02 Juni 2020 |11:11 WIB
Akan Masuk Ketika Penderita Covid-19 Naik, Mahasiswa Ini Takut <i>Ngampus</i>
Ilustrasi. (Freepik)
A
A
A

HAMPIR tiga bulan lamanya masyarakat di Jakarta menerapkan status Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Tentunya kebijakan ini sangat berpengaruh bagi masyarakat, khususnya para pelajar.

Sebut saja Nia, pelajar yang baru saja lulus Sekolah Menengah Atas (SMA) ini, kini sedang bersiap untuk masuk masuk ke salah satu perguruan tinggi swasta di daerah Jakarta Utara. Ia mengaku agak takut apabila universitasnya mulai menerapkan new normal saat kondisi masih seperti ini.

new normal

“Saya bulan depan sudah siap-siap untuk masuk kuliah. Jujur masih agak takut sih kalau harus pergi kuliah saat situasi masih seperti ini. Soalnya saya menaati peraturan pemerintah dengan tidak keluar rumah selama pandemi, sudah lebih dari tiga bulan,” terang Nia, saat diwawancarai Okezone, baru-baru ini.

Nia mengaku sering melihat update harian tentang perkembangan virus corona Covid-19. Ia pun menyayangkan keputusan pemerintah yang merencanakan new normal dalam waktu dekat, padahal tingkat pasien positif masih cenderung tinggi.

kuliah

“Lebih mengarah ke khawatir sih bukan takut. Kan sekarang justru kasus terinfeksi makin banyak, sekarang kalau di buat normal lagi (new normal), sama saja mubadzir saya tiga bulan lebih di rumah saja. Terlebih kalau masuk kuliah saat kondisi masih belum stabil, akan meningkatkan risiko terinfeksi,” lanjutnya.

Nia berharap pihak universitas atau sekolah tidak tergesa-gesa untuk menerapkan new normal, hingga keadaan di Jakarta benar-benar membaik. Salah satu caranya adalah dengan melakukan kuliah online melalui koneksi internet.

“Lebih baik kelas online dulu daripada harus masuk secara normal. Sekarang kan sudah canggih, bisa belajar di mana saja. Meski tidak seenak dengan bertatapan langsung dengan tenaga pengajar, tapi cara ini mungkin lebih aman daripada harus ke kampus. Jadi usaha nahan diri di rumah selama lebih dari tiga bulan tidak sia-sia,” tuntasnya.

(Dewi Kurniasari)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement