Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Masyarakat Kekurangan Contoh Teladan untuk Physical Distancing

Dewi Kania , Jurnalis-Rabu, 20 Mei 2020 |05:04 WIB
Masyarakat Kekurangan Contoh Teladan untuk <i>Physical Distancing</i>
Ilustrasi. (Foto: Okezone)
A
A
A

ATURAN Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) memang sangat baik dilakukan untuk menekan jumlah penyebaran virus corona. Namun saat Ramadhan, tak sedikit masyarakat yang mengabaikan physical distancing.

Misalnya saja, masyarakat sulit menghindari kerumunan saat berburu takjil. Lalu jalanan ibu kota juga sudah mulai macet, karena sebagian masyarakat harus bekerja di kantor. 

Sayang, di tengah aktivitas seperti itu juga,  masih banyak masyarakat yang enggan memakai masker. Padahal memakai masker kain menjadi anjuran pemerintah untuk meminimalisir penularan virus corona.

psbb

Ditanggapi Sekretaris Jenderal Palang Merah Indonesia (PMI) Sudirman Said , interaksi sosial antarmasyarakat memang harus benar-benar diawasi agar wabah COVID-19 tak meluas. Dari semua negara, masyarakat harus belajar, sumber penyebaran virus adalah interaksi sosial. 

"Sebaliknya yang santai dan sembrono terbukti sebarannya cepat sekali. Maka itu sejak awal Ketua Umum PMI, Jusuf Kalla sudah mengingatkan. Perketat interaksi sosial. Lakukan pembatasan sosial seluas mungkin," katanya. 

Sudirman menambahkan, ada banyak negara yang menyikapi corona COVID-19 dengan sigap dan pengelolaan ketat. Hasilnya penyebaran wabah mulai melandai, bahkan menurun. 

Maka, menurutnya, ada baiknya PSBB dapat diterapkan lebih meluas dan mencakup berbagai daerah. Dengan catatan harus dengan persiapan logistik yang memadai, karena cara ini akan sangat membantu melandaikan kurva penyebaran virus corona COVID-19.

sudirman

"Semua pihak perlu memperkuat appeal (red-desakan) kepada pemerintah, untuk memperluas dan memperketat PSBB," tuturnya. 

Untuk menekan angka penyebaran corona COVID-19, Sudirman menambahkan, di sinilah waktunya menjaga solidaritas antarmasyarakat. Masyarakat dari kalangan manapun tidak boleh meremehkan penyebaran wabah corona COVID-19. 

"Kita hanya butuh keteladanan. Begitu ada contoh-contoh kebaikan, semua akan bergerak," pungkasnya.

(Martin Bagya Kertiyasa)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement