TREN belanja harian masyarakat Indonesia dalam selama pandemi virus corona, nampaknya mengalami perubahan. Produk kebersihan dan produk makanan kemasan paling dicari masyarakat.
Bagaimana tidak, mengingat pemerintah menggiatkan kebiasaan rajin cuci tangan pakai sabun atau mengenakan hand sanitizer bila terpaksa tak menemukan wastafel. Maka kesadaran masyarakat untuk menjaga kebersihan diri pun meningkat.

Hal ini membuat seseorang harus menyediakan stok perlengkapan kebersihan diri, seperti sabun cuci tangan, hand sanitizer, tisu basah dan sebagainya. Ditambah lagi seseorang pasti akan menjaga kebersihan rumahnya, maka tak sedikit orang selalu mencari karbol untuk mengepel rumah, bahkan sampai stoknya habis di supermarket.
Diakui Chief Executive Officer (CEO) Superindo Johan Boeijenga, setiap orang yang berbelanja, tak sedikit yang mencari hand sanitizer.
"Hingga saat ini produk kebersihan masih banyak dicari orang, misalnya hand sanitizer," katanya saat Virtual Ramadhan Media Meet-Up lewat Zoom.
Setelah itu, sambung Johan, karena adanya aturan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), aneka produk pangan juga lebih sering dicari banyak orang saat ini. Mereka berburu beras, gula, minyak, mi instan, biskuit, hingga sirup.
"Produk daging atau ayam juga banyak dibeli selama pandemi," imbuhnya.
Lalu, terkait protokol untuk mencegah penyebaran virus corona, Johan mengungkapkan, saat seseorang berbelanja ke supermarket juga harus melakukan physical distancing atau saling menjaga jarak antarkonsumen.
Di supermarket juga diminta untuk menjaga kebersihan diri sesuai prosedur yang diterapkan di masing-masing pusat perbelanjaan. Seperti rajin cuci tangan pakai sabun dengan air mengalir, menggunakan masker atau face shield, juga memakai hand sanitizer di setiap rak belanja.
(Martin Bagya Kertiyasa)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.