Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Hewan di Kebun Binatang Mulai Kelaparan, Kita Bisa Bantu Kok

Muhammad Sukardi , Jurnalis-Sabtu, 09 Mei 2020 |16:06 WIB
Hewan di Kebun Binatang Mulai Kelaparan, Kita Bisa Bantu <i>Kok</i>
Ilustrasi Kebun Binatang. (Foto: Wisatasingapura)
A
A
A

PANDEMI virus Corona COVID-19 memang berdampak bagi banyak kalangan. Tapi, bukan hanya manusia yang ternyata terkena dampaknya, tapi juga binatang.

Di Thailand, pandemi virus corona membuat lebih dari 100 ekor gajah dirumahkan, karena tidak memiliki pekerjaan alias menganggur. Biasanya, gajah-gajah ini menjadi sumber hiburan wisatawan.

Sayangnya, ketika jumlah wisatawan asing yang berkunjung berkurang drastis selama pandemi virus corona, kamp-kamp komersial yang mengandalkan kunjungan wisatawan mengalami kesulitan untuk memberi makan gajah-gajah tersebut. Akhirnya mereka memulangkan gajah-gajah itu ke habitat asal mereka.

Tidak hanya di Thailand, di Indonesia sendiri karena tutupnya kebun binatang, banyak hewan-hewan yang mulai tidak mendapatkan perhatian. Akibatnya, mereka pun kelaparan karena tidak ada pemasukan dari kebun binatang.

"Kami rindu untuk dikunjungi, namun saat ini kami pun #stayatzoo. Karena keterbatasan yang kami miliki, kami dan teman-teman berharap tetap bisa bertahan. Terima kasih sudah turut memperhatikan kebutuhan pakan kami," tulis akun @pkbsi.

View this post on Instagram

[CAMPAIGN FOOD FOR ANIMALS] Pandemi Covid-19 berdampak pada semua sektor, tidak terkecuali Lembaga Konservasi (LK) atau yg biasa disebut Kebun Binatang. Seluruh LK di Indonesia sudah tutup sejak pertengahan Maret, sementara biaya operasional tetap berjalan untuk pakan, obat-obatan satwa, serta para keeper & dokter hewan yang harus masuk untuk merawat satwa. Jika hal ini terjadi dalam kurun waktu panjang, kondisi satwa koleksi akan semakin mengkhawatirkan. PKBSI sebagai wadah organisasi dari sekitar 60 LK di Indonesia, mengajak kita semua yang peduli pada satwa untuk dapat berkontribusi memberikan donasi berapapun nilainya. Donasi Anda akan kami kelola dan salurkan kepada LK anggota PKBSI yang sangat membutuhkan untuk membantu pembelian pakan dan obat-obatan. Donasi dapat disalurkan melalui : Bank : BNI Cabang : Pasar Mayestik Atas Nama : Perhimpunan Kb. Binatang Se Indonesia No Rekening : 955955206 Swift Code : BNINIDJAPMK Pengelola LK berupaya keras agar semua satwa yang ada di LK tetap dalam kondisi yang baik, dan kita tentu ingin mereka semua tetap baik dan dapat bertahan di tengah situasi ini. Kita sangat mengapresiasi berapa pun nilai donasi Anda! Bantu kami agar #SatwaTetapSehat dengan berdonasi dan share campaign #FoodForAnimals ini! Konfirmasi transfer & informasi lebih lanjut : Sdri. Susi (082112390011) Yonathan (081911368685)

A post shared by Kebun Binatang Se-Indonesia (@pkbsi) on

Menurut Perhimpunan Kebun Binatang Se-Indonesia, jika hal ini terjadi dalam kurun waktu panjang, kondisi satwa koleksi akan semakin mengkhawatirkan.

"PKBSI sebagai wadah organisasi dari sekitar 60 LK di Indonesia, mengajak kita semua yang peduli pada satwa untuk dapat berkontribusi memberikan donasi berapapun nilainya," tulis PKBSI.

Pasalnya, seluruh Lembaga Konservasi (LK) alias kebun binatang di Indonesia sudah tutup sejak pertengahan Maret, sementara biaya operasional tetap berjalan untuk pakan, obat-obatan satwa, serta para keeper & dokter hewan yang harus masuk untuk merawat satwa.

Nah, jika kamu mengaku pecinta hewan, tidak ada salahnya loh menyisihkan sedikit yang kamu miliki untuk membantu para hewan ini.

(Martin Bagya Kertiyasa)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement