Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Dampak Pandemi Corona, Brand Lingerie Inggris Gelar Fashion Show Virtual

Pradita Ananda , Jurnalis-Jum'at, 08 Mei 2020 |22:00 WIB
Dampak Pandemi Corona,  Brand Lingerie Inggris Gelar Fashion Show Virtual
Fashion Show Lingerie Virtual (Foto : Thesun)
A
A
A

Pandemi virus corona COVID-19 global berdampak pada semua sektor bisnis, termasuk industri bisnis fesyen. Karenanya, para brand fesyen harus tetap kreatif untuk bisa menunjukkan koleksi rancangan mereka kepada para pelanggan.

Seperti yang dilakukan lini brand lingerie berbasis di Inggris, Bluebella yang memilih untuk menggelar fesyen show virtual melalui layanan aplikasi online, Zoom. Hal ini setelah rencana acara fesyen show normal yang sebelumnya harus dibatalkan karena pandemi corona.

Menyelenggarakan fesyen show lingerie virtual melalu video Zoom, Bluebella menampilkan lebih dari 200 orang model. Semua model yang berlenggak-lenggok memperagakan berbagai koleksi lingerie “Spring Summer 2020” tersebut, semuanya tampil dalam video yang direkam sendiri di rumah mereka masing-masing.

Lingerie

200 model yang ikut dalam fesyen show lingerie virtual ini adalah 200 orang model yang berasal dari berbagai dunia. Mulai dari Amerika, Inggris, Prancis, Jerman, Belanda, Denmark, Italia, Kanada, Hawaii, Australia, Meksiko, Irlandia hingga Hong Kong.

Menampilkan lebih dari 200 model, Bluebella disebutkan sengaja memilih model yang berbeda-beda dari rentang usia 18 sampai 50 tahun, semua tipe bentuk tubuh dari yang kurus hingga plus size, model dari komunitas LGBTQ+, dan orang-orang dari berbagai latar belakang pekerjaan. Mulai dari influencers, executives papan atas, sampai pelajar.

Agar bisa ikut serta menjadi model yang ikut di fesyen show lingerie virtual Bluebella, setiap model harus mengirimkan video catwalk yang direkam di rumah. Kemudian barulah gabungannfootage tersebut diedit menjadi pagelaran busana lingerie virtual di Zoom dengan format multi-screen video berdurasi dua menit.

Lingerie

Emily Bendell, CEO sekaligus pendiri Bluebella mengatakan fesyen show virtual dengan konsep multi-screen video ini adalah cara dirinya untuk tetap bisa melanjutkan rencana matang yang terpaksa harus batal.

“Pandemi COVID-19 telah sangat membatasi industri fashion, gelaran fesyen show dalam waktu dekat jadi sesuatu yang tidak terpikirkan. Tapi acara tetap harus berlanjut! Jadi, alih-alih dibatasi, kami melihat ini sebagai kesempatan untuk merayakannya bersama keluarga Instagram,” ujar Emily.

Melihat situasi pandemi COVID-19 yang masih belum jelas kapan bisa selesai, Emily beranggapan dalam waktu dekat gelaran pekan mode dunia juga mau tak mau harus beradaptasi dengan cara baru, yakni digelar online secara virtual.

“Seluruh industri akan harus bisa beradaptasi pada perubahan zaman ini. Saya menduga gelaran pekan mode di New York, London, Paris dan Milan yang dijadwalkan pada September 2020 mendatang juga akan terdampak, jadi semua lini fesyen mungkin harus beradaptasi ke versi online,” pungkas Emily, seperti disitat Thesun, Jumat (8/5/2020).

(Helmi Ade Saputra)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement