PANDEMI Virus Corona memaksa pemerintah Indonesia untuk menggalakkan phsycal distancing. Hal itu membuat perusahaan-perusahaan menerapkan work from house (WFH).
Sejalan dengan itu, aktivitas olahraga orang kantoran pun berubah. Misalnya terpaksa berolahraga di dalam rumah.
Tak hanya itu, pola bisnis studio kebugaran pun berubah dari offline jadi online. Dilansir dari VoA pada Senin (30/3/2020), salah satu studio kebugaran yang beroperasi Jakarta mulai bereksperimen dengan hadirkan kelas olahraga online berbayar.
Pusat kebugaran tersebut menawarkan tiga kelas online per harinya yang bisa diikuti melalui tautan khusus dengan membayar Rp50 ribu per sesinya. Olahraga dipimpin oleh satu orang instruktur yang akan memandu olahraga melalui metode video call di aplikasi Zoom.
“Surprisingly energi tetap bisa didapat melalui komen-komen yang dishare sama yang ikut. Tapi pasti ada glitch, pemirsanya pasti kayak ‘gambarnya suka kok berhenti? Kok putus-putus?” ujar Laila Munaf salah satu pendiri studio kebugaran di Jakarta ketika diwawancara virtual oleh VOA.

Foto: Pribadi Rini Marwini diambil dari VoA
Laila memilih menutup sementara studionya lantaran khawatir terhadap penyebaran COVID-19 di Jakarta yang terus bertambah. Terinspirasi dari metode kelas online olahraga yang sudah cukup marak di mancanegara, Laila dan timnya sepakat uji coba perdana metode tersebut di tengah anjuran gerakan #dirumahaja.
Meski dengan resiko koneksi yang tidak sempurna, namun kelas ini tetap diminati penggemar olahraga. Pantauan VOA Indonesia, kelas core training online Sana Studio Selasa pagi diikuti sekitar 20 peserta. Meski kadang terkendala audio yang tidak selalu jelas, namun peserta kelas nampak antusias mengikuti instruksi dari instrukturnya. Interaksi pun tetap bisa dilakukan melalui kolom komentar.
Fitri, 29 tahun, seorang karyawan perusahaan e-commerce yang kini harus bekerja dari rumah menjadi salah satu yang berlangganan mengikuti kelas-kelas online olahraga semacam ini. Ia rela membayar Rp50 ribu rupiah untuk mengikuti kelas online meski banyak tutorial kelas yang bisa ditemukan gratis secara offline di internet. Baginya interaksi online dari instruktur memberi motivasi tersendiri.
“Soalnya emang aku ikut kelas itu lebih senang karena bisa bareng-bareng. Kalau sendiri itu awkward aja gitu,” kata ibu muda satu anak ini.
Gaya hidup aktif perempuan metropolitan seperti Fitri mendorong menjamurnya bisnis pusat kebugaran di ibu kota. Kelas-kelas olahraga seperti Sana Studio yang mematok harga Rp100 ribu hingga Rp160 ribu persesinya, biasanya ramai dikunjungi ratusan peserta setiap harinya. Tidak heran di tengah ramainya isu Covid-19 dan kerja dari rumah, dengan segala kekurangannya opsi online workout tetap memiliki segmen pasarnya tersendiri.
Sementara itu di Amerika Serikat juga mulai marak aktivitas olahraga secara online. Rini Marwini, instruktur yoga membuka kelas online sejak pusat kebugaran tempat ia bekerja di negara bagian Maryland, AS, ditutup karena pandemi COVID-19.
“Saya merasa bahwa orang-orang tetap harus olahraga, apalagi untuk anak-anak, karena kita juga di rumah sama anak-anak,” ujarnya.
(Abu Sahma Pane)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.