Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Pakai 1 Juta Kit untuk Rapid Test Corona COVID-19, Ini Prosedurnya

Dewi Kania , Jurnalis-Jum'at, 20 Maret 2020 |18:25 WIB
Pakai 1 Juta Kit untuk <i>Rapid Test</i> Corona COVID-19, Ini Prosedurnya
Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)
A
A
A

PEMERINTAH menyiapkan 1 juta kit rapid test yang digunakan untuk deteksi virus corona. Prosedurnya tidaklah sulit, bahkan tes massal tersebut dilakukan cukup dua menit saja.

Juru Bicara Penanganan COVID-19 Achmad Yurianto mengatakan, rapid test dipakai untuk pemeriksaan secara massal, untuk identifikasi kasus positif virus corona. Pemeriksaan akan dilakukan melalui analisis risiko. Jadi tidak semua orang diperiksa.

"Manakala risiko rendah, tidak (perlu rapid test), ucap Yuri saat Press Conference di Kantor BNPB, Jakarta, Jumat (20/3/2020).

tes

Yuri menjelaskan, metode yang digunakan pemeriksaan massal ini berbeda dengan metode PCR (Polymerase Chain Reaction). Jika setelah rapid test hasilnya positif, maka pasien lanjut melakukan PCR.

"Diagnosis dengan swab dan PCR untuk menentukan positif atau tidak," beber Yuri.

Dalam pemeriksaan massal tersebut mengambil sample darah. Kemudian dalam waktu kurang dari 2 menit, maka akan bisa diselesaikan hasilnya. tentunya sensitivitasnya beda.

"Hasil skrining, apabila positif akan kami tindak lanjuti dengan pemeriksana PCR. Karena bisa saja positif terjadi pada orang yang sudah sembuh pada penyakit ini," imbuhnya.

Karena dasarnya, sambung Yuri, rapid test mengandalkan darah dari zat immonoglobulin, zat yang dimunculkan tubuh sebagai respons adanya virus di tubuh.

Apabila seseorang dirawat dengan konfirmasi kasus positif, pemerintah terus melakukan trace (pelacakan) selama 14 hari. Apabila pasien di rumah, seluruh rumah akan diperiksa.

Bila di kantor, maka seluruh orang di kantor juga akan diperiksa. Inilah penjejakan awal yang dapat memutus penularan virus corona.

"Barang tentu pada kasus yang sudah sembuh pasti akan positif. Bisa saja dalam kasus positif, hasilnya negatif. Imunologi butuh waktu seminggu. Namun ini langkah terbaik," pungkasnya.

(Martin Bagya Kertiyasa)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement