Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

10 Mitos Virus Corona COVID-19 yang Tersebar di Media Sosial

Leonardus Selwyn Kangsaputra , Jurnalis-Senin, 16 Maret 2020 |21:00 WIB
10 Mitos Virus Corona COVID-19 yang Tersebar di Media Sosial
Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)
A
A
A

PANDEMI virus corona/Coronavirus Disease 2019 (COVID-19) telah menimbulkan banyak kekhawatiran di masyarakat. Diiringi juga banyak mitos, juga informasi hoax COVID-19.

World Health Organization (WHO) bahkan meminta kepada masyarakat agar jangan mudah percaya dengan informasi dari pihak manapun, tanpa validitas resmi. Informasinya bahkan sangat banyak, seperti 10 mitos COVID-19 berikut ini, dilansir Okezone situs resmi WHO, Senin (16/3/2020).

corona

1. Mandi air panas tidak mencegah COVID-19.

2. Virus corona tidak dapat ditransmisikan melalui produk atau barang dari China atau negara mana pun di mana kasus telah dilaporkan.

3. Virus corona baru tidak dapat ditularkan oleh gigitan nyamuk.

4. Hanya menggunakan pengering tangan tidak efektif untuk membunuh virus corona. Sebelum menggunakan pengering tangan, cuci tangan menggunakan antiseptik.

5. Jangan gunakan lampu ultraviolet (UV) untuk mensterilkan tangan atau area kulit lainnya. Karena radiasi ultraviolet dapat menyebabkan iritasi kulit.

6. Alat pendeteksi suhu panas tubuh tidak menjamin mampu mendeteksi virus corona. Jika orang yang terinfeksi sudah mengalami demam, alat ini cukup berguna. Namun, interval waktu seseorang terinfeksi hingga terjadi demam adalah 2 hingga 10 hari.

7. Jangan menyemprotkan alkohol atau klorin ke seluruh tubuh Anda dengan maksud membunuh virus corona. Yang harus dicatat, alkohol dan klorin mungkin berguna untuk mendisinfeksi permukaan, tetapi harus digunakan sesuai dengan rekomendasi yang tepat.

8. Vaksin pneumonia tidak bisa melindungi Anda dari COVID-19, virus ini membutuhkan vaksin khusus. Hingga saat ini vaksin COVID-19 belum ditemukan, karena masih dalam tahap penelitian.

9. Air garam bisa melindungi Anda dari infeksi COVID-19. Faktanya tidak, karena tidak dilakukan penelitian.

10. Bawang putih bisa melindungi Anda dari infeksi COVID-19. Faktanya tidak, karena penelitian ilmiahnya tidak ada.

(Dewi Kurniasari)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement