SALAH satu pasien virus Korona COVID-19 yang tengah dirawat di Rumah Sakit meninggal dunia. Pasien tersebut, merupakan Warga Negara Asing (WNA) perempuan berusia 53 tahun.
Juru Bicara Penanganan Korona COVID-19, Achmad Yurianto, menjelaskan pasien tersebut meninggal pukul 02 dini hari. Tapi, selama sakit ini pasien memang ditemani oleh suaminya.
"Pasien ini masuk RS sudah dalam keadaan sakit berat, karena memang ada faktor diabetes, hipertensi, hipertiroid, Penyakit Paru Obstruktif Menahun," jelas Yuri di Kantor Staf Presiden (KSP), Jakarta.

Yuri menambahkan, saat ini pemerintah telah menghubungi negara terkait. "Sekarang lagi proses dikirim ke negaranya. Dia selama perawatan didampingi suaminya," tuturnya.
Pasien tersebut, merupakan pasien tambahan yang masuk di hari kedua bersama dengan 7 pasien lainnya.
Adapun delapan orang pasien tersebut, yakni:
1. Pasien dengan kode 20, perempuan berusia 70 tahun, WNI ini bagian dari tracing sub cluster Jakarta;
2. Pasien kode 21, perempuan berusia 47 tahun, WNI bagian dari tracing sub cluster Jakarta;
3. Pasien kode 22, perempuan berusia 36 tahun, WNI imported base;
4. Pasien kode 23, perempuan berusia 73 tahun, WNI imported base, harus memakai ventilator;
5. Pasien kode 24, laki-laki berusia 46 tahun, WNI imported base;
6. Pasien kode 25, perempuan berusia 53 tahun, WNA imported base kondisi stabil;
7. Pasien kode 26, laki-laki berusia 46 tahun, WNA imported base kondisi stabil;
8. Pasien kode 27, laki-laki berusia 33 tahun, local transmission, kondisi stabil.
(Martin Bagya Kertiyasa)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.