PASIEN penderita virus Korona COVID-19 di Indonesia kembali bertambah hari ini. Sore ini, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengumumkan ada tambahan delapan orang korban.
Juru Bicara Penanganan Korona COVID-19, Achmad Yurianto, menjelaskan pasien tersebut 3 orang berasal dari upaya tracing sub klaster Jakarta. Sementara sisanya, adalah imported case atau mereka yang baru saja dari luar negeri.
"Tracing sangat penting, karena kebanyakan penularan itu dari jarak dekat," kata dia di Kantor Staff Presiden, Jakarta.

Tapi, dari delapan pasien tersebut, salah satu pasien kondisinya cukup memprihatinkan. Orang tersebut, bahkan harus memakai alat bantu pernapasan.
"Pasien dengan kode 23 perempuan 73 tahun, imported case, kondisinya saat ini menggunakan ventilator karena hemoglobin cukup banyak," tambah dia.
Sementara, untuk tujuh orang lainnya, dalam keadaan stabil dan baik. Berikut daftar delapan orang pasien terbaru.
1. Pasien dengan kode 20, perempuan berusia 70 tahun, WNI ini bagian dari tracing sub cluster Jakarta;
2. Pasien kode 21, perempuan berusia 47 tahun, WNI bagian dari tracing sub cluster Jakarta;
3. Pasien kode 22, perempuan berusia 36 tahun, WNI imported base;
4. Pasien kode 23, perempuan berusia 73 tahun, WNI imported base;
5. Pasien kode 24, laki-laki berusia 46 tahun, WNI imported base;
6. Pasien kode 25, perempuan berusia 53 tahun, WNA imported base kondisi stabil;
7. Pasien kode 26, laki-laki berusia 46 tahun, WNA imported base kondisi stabil;
8. Pasien kode 27, laki-laki berusia 33 tahun, WNI kondisi stabil.
(Martin Bagya Kertiyasa)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.