Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kemenkes: COVID-19 Tak Terdeksi di Pintu Masuk Negara Manapun

Leonardus Selwyn Kangsaputra , Jurnalis-Kamis, 05 Maret 2020 |18:00 WIB
Kemenkes: COVID-19 Tak Terdeksi di Pintu Masuk Negara Manapun
Ilustrasi. (Shutterstock)
A
A
A

BUKAN hanya Indonesia yang baru melaporkan positif virus korona/Coronavirus Disease 2019 (COVID-19), namun ada 20 negara baru melaporkan kasus yang sama. Hal itu diungkapkan oleh Juru Bicara Nasional Kasus COVID-19 dr Ahmad Yurianto.

Meskipun kasus penyebaran COVID-19 di Wuhan dan wilayah dataran China lainnya menurun, namun di luar China justru terjadi peningkatan kasus. Seperti kita ketahui, Korea Selatan, Jepang, Iran dan Italia menjadi negara dengan kasus COVID-19 yang tinggi.

corona

"Data beberapa hari lalu, dalam sehari ada 20 negara baru yang melaporkan ditemukannya kasus positif," kata Yuri di Kantor Staf Presiden RI, Jakarta, Kamis (5/3/2020).

Yuri menyebutkan, kasus penyebaran virus korona/ COVID-19 terjadi pergeseran, jika dibandingkan dengan kasus penyebaran pertama di Wuhan, China. Tak sedikit pasien yang terpapar virus korona/COVID-19, kini tak lagi mengalami gejala berat. Seperti yang biasanya terjadi adalah demam, batuk, hingga sesak napas.

"Ini artinya bahwa mobilitas penderita dengan COVID-19 di dalam tubuhnya, tidak terdeteksi di pintu masuk negara manapun. Kita tahu deteksi yang dilakukan oleh negara lainnya mengandalkan thermal scan atau thermal gun," ucapnya.

(Dewi Kurniasari)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement