Penelitian terbaru yang diluncurkan oleh Thailand Medical News menemukan masalah kesehatan baru yang terkait dengan infeksi virus korona Wuhan (COVID-19). Kabarnya virus yang berasal dari Wuhan, China ini dapat memengaruhi kesuburan para pria.
Berdasarkan data yang diperoleh tim ilmuwan medis dari Universitas Kedokteran Nanjing yang dipimpin oleh dr Jianqing Wang menemukan bahwa COVID-19 bisa berdampak luas bagi dunia karena memiliki efek jangka panjang bagi para pasien pria yang terinfeksi.
Pasien laki-laki yang menderita COVID-19 kemungkinan besar menjadi tidak subur atau mandul karena diketahui bisa menyerang ACE 2 (Angiotensin Converting Enzyme 2) dalam jaringan tubuh manusia. ACE paling sering ditemukan pada jaringan ginjal dan testis pria, terutama sel tubulus ginjal, sel Leydig dan sel dalam sauran seminiferous di testis.

Sebagaimana dilansir dari World of Buzz, Jumat (21/2/2020), kerusakan pada jaringan-jaringan ini dapat menyebabkan lesi dan akibatnya menimbulkan infertilitas pada pria. Penelitian ini telah dilakukan berdasarkan data yang diperoleh dari 146 pasien pria.
Saat ini data penelitian tersebut dapat dilihat Bersama dan diakses secara online di medRxiv. Sejak penemuan ini terungkap, anggota peneliti telah menyarankan dokter untuk memonitor fungsi ginjal pasien pria untuk mendeteksi hal yang aneh dalam tubuhnya selama perawatan COVID-19.
(Helmi Ade Saputra)