Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Sudah Lewat Masa Inkubasi, Menkes Terawan Yakin Bali Aman dari COVID-19

Muhammad Sukardi , Jurnalis-Sabtu, 15 Februari 2020 |16:19 WIB
Sudah Lewat Masa Inkubasi, Menkes Terawan Yakin Bali Aman dari COVID-19
Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)
A
A
A

SALAH satu turis asing asal China yang berlibur di Bali, positif mengidap virus Korona Wuhan atau COVID-19. Turis tersebut, positif mengidap COVID-19 setelah pada 22–28 Januari 2020 berlibur ke Bali.

Berita ini pun cukup membuat heboh, lantaran banyak yang berspekulasi bahwa Wisman tersebut terpapar di Bali. Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto mengatakan, Bali masih aman COVID-19 tersebut.

"Ini tanggal 15 artinya apa, ini lebih dari 14 hari kalau dihitung 18 hari. Tidak ada yang sesuatu yang menggejala (di Bali)," jeas dia di Bandara Halim, Jakarta.

 Dinas Kesehatan Provinsi Bali sudah melacak keberadaan warga Negara Cina tersebut di Kantor Imigrasi Ngurah Rai.

Terpisah, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bali, dr. Ketut Suarjaya, MPPM pun mejelaskan, sampai saat ini Bali masih aman dari Virus Corona dan siap menerima kunjungan wisatawan. Suarjaya mengungkapkan, Dinas Kesehatan Provinsi Bali sudah melacak keberadaan warga Negara Cina tersebut di Kantor Imigrasi Ngurah Rai.

"Memang benar ada data orang tersebut masuk ke Bali pada tanggal 22 Januari 2020. Tapi Menurut Perhitungan, masa inkubasi dan riwayat perjalanan, tidak dapat dipastikan bahwa penularan terjadi di Bali," tutur dia seperti dilansir dari situs Pemda Bali.

Orang tersebut menurut dr. Ketut Suarjaya, MPPM, menginap di sebuah Hotel di Bali. Dan diawasi ketat oleh Dinas Kesehatan Provinsi Bali.

"Tidak ada satu pun kasus yang teridentifikasi di Bali. Artinya yang bersangkutan tidak membawa/menularkan Virus Korona di Bali”, tegas Suarjaya.

Yang memperkuat lagi adalah, informasi secara nasional, saat ini belum ada kasus di Indonesia. Dari 70 spesiman (14 dari Bali) yang sudah diperiksa tidak ada yang positif.

Di Bali sudah diobservasi 20 kasus, 14 di antaranya, dikirim sampelnya ke Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan atau Badan Litbangkes Kementerian Kesehatan RI, semuanya negatif. (mrt)

(Muhammad Saifullah )

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement