Wabah virus korona Wuhan (coronavirus/2019-nCoV) semakin menyebar luas ke beberapa negara di dunia. Virus yang kini telah membunuh lebih dari 700 orang ini menyebar dengan luas melalui perantara tangan yang kotor dan telah terinfeksi.
Ketua Umum Perhimpunan Dokter Paru Indonesia, Dr. dr. Agus Dwi Susanto Sp.P(K) mengatakan tangan menjadi media penularan infeksi (termasuk virus korona) yang paling banyak dan sering terjadi. Pasalnya seseorang akan memegang segala objek yang ada di depannya menggunakan tangan.
“Naik bajai pegangan, bisa pegangan, ojek pegangan, salaman pegangan. Kalau tangan ini tak bersih saat memegang mata atau hidung, maka bisa menjadi penularan penyakit.” ucap dr. Agus, saat ditemui Okezone beberapa waktu lalu.

Dokter Agus mengimbau masyarakat agar rajin mencuci tangan dengan sabun dan desinfektan untuk menjaganya selalu tetap dalam keadaan bersih. Lebih lanjut, mencuci tangan tidaklah sembarangan, terdapat beberapa aturan yang harus dicermati agar tangan bisa benar-benar bersih.
“Mencuci tangan idealnya selama 20 detik. Karena WHO mengajarkan ada enam tahapan dalam mencuci tangan. Pertama digosok bagian telapak tangan disusul dengan punggung tangan, dan tak lupa di sela-sela jari. Paling baik dicuci dengan air mengalir,” lanjutnya.
(Helmi Ade Saputra)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.