Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Viral Virus Korona Semarang, Ternyata Ini Faktanya

Muhammad Sukardi , Jurnalis-Minggu, 02 Februari 2020 |12:16 WIB
Viral Virus Korona Semarang, Ternyata Ini Faktanya
Viral virus korona Semarang. (Foto: Twitter)
A
A
A

KEHEBOHAN virus korona Semarang membuat Netizen di media sosial panik. Anda harus tahu faktanya agar tidak termakan berita hoax.

Seperti salah seorang netizen dengan nama akun @aiscreamchoco mengutarakan ketakutannya akan wabah virus korona di Twitter. Ia pun termakan berita hoax virus korona Semarang.

"Seram banget! Tadi papi kasih lihat 4 pasien yang di-suspect kena virus corona dan itu di Semarang dong, di kota tempat tinggalku. Seram banget," tulisnya.

Kepanikan itu seiring dengan video simulasi virus korona di RSUP Dr Kariadi Semarang, Jawa Tengah pun beredar luas di media sosial. Ternyata dalam video tersebut, menunjukkan lima pasien yang seakan-akan diisolasi dari virus korona.

twitter

Ditegaskan Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Agus Wibowo, tidak ada pasien terjangkit virus korona di Semarang. Video tersebut hanyalah simulasi kesiapsiagaan rumah sakit terhadap virus korona, yang telah ditetapkan sebagai darurat kesehatan global oleh WHO.

"#SahabatTangguh Jangan panik jika mendapat potongan video ini. Ini hanya simulasi jadi belum ada laporan resmi dari Kementerian Kesehatan terkait korban virus korona Wuhan di Indonesia," tulisnya sebagai keterangan resmi.

Di sisi lain, seorang netizen @nitamilia pun memberikan foto terkait pembenaran fakta dari video tersebut. Dalam keterangannya, ia menulis kalimat, "Info tentang ada 5 pasien suspect virus corona di Kota Semarang itu hoax guys!"

(Dewi Kurniasari)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement