Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Hujan Tak Henti-Henti, Pasangan Katak Ini Akhirnya Diceraikan

Leonardus Selwyn Kangsaputra , Jurnalis-Senin, 16 September 2019 |14:33 WIB
Hujan Tak Henti-Henti, Pasangan Katak Ini Akhirnya Diceraikan
Pernikahan Katak. (Foto: AFP)
A
A
A

MUSIM kemarau panjang membuat sejumlah masyarakat melakukan ritual pemanggilan hujan. Sejumlah orang memanggil datangnya hujan dengan ritual rumit untuk menjaga panen mereka tetap aman, salah satunya adalah upacara perkawinan katak.

Bagi sebagian orang, ritual ini terlihat aneh dan tidak masuk akal. Tapi bagi masyarakat di desa Bhopal, India, upacara perkawinan dua katak dikatakan mampu membuka langit. Alhasil sekelompok sukarelawan lokal yang berdedikasi pada masalah sosial pun menyelenggarakan upacara simbolik ini.

Sebagaimana dilansir Metro, menurut kepercayaan agama yang sudah ada sejak lama, menikahkan sepasang katak akan menyenangkan Indra yang merupakan dewa hujan Hindu yang akan memberikan hujan.

Tapi bagi masyarakat di desa Bhopal, India, upacara perkawinan dua katak dikatakan mampu membuka langit.

Dipercaya bahwa jika pernikahan ini dilakukan, maka keinginan kelompok orang tersebut akan menjadi kenyataan. Uniknya setelah pernikahan, hubungan kedua katak ini harus cepat dibubarkan setelah timbul koneksi yang begitu kuat.

Jika katak tersebut terkoneksi dengan begitu kuat satu sama lain, maka akan menyebabkan terlalu banyak hujan. Para petugas perkawinan harus segera melakukan perceraian untuk menghentikan hal yang tidak diinginkan.

“Doa-doa itu dijawab dalam beberapa hari, ketika angin musim yang mulai terjadi di Bhopal dan daerah-daerah yang sekitarnya. Tapi kini hujan itu berubah menjadi destruktif. Jadi butuh ritual lain untuk memisahkan pasangan katak di hadapan dewa,” terang salah satu kelompok tersebut.

Pasangan katak yang sebelumnya bahagia itu dinikahkan masyarakat setempat pada Juli 2019, akan diceraikan bulan ini. Kelompok Om Shiva Sewa Shakti Mandal mengatakan bahwa pemisahan itu diharapkan dapat menghentikan hujan yang tak henti-hentinya.

  Jadi butuh ritual lain untuk memisahkan pasangan katak di hadapan dewa,” terang salah satu kelompok tersebut.

Selama upacara pemisahan katak secara simbolis yang diadakan di kuil Siwa, kelompok ini menggunakan dua katak tanah liat yang ditempatkan di depan patung Siwa.

Mereka kemudian dipisahkan satu sama lain di iringi dengan nyanyian. Meski demikian, cuaca untuk Bhopal diprediksi hujan tidak akan berhenti dalam waktu dekat.

(Martin Bagya Kertiyasa)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement