Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Tata Cara Memandikan Keris di Malam 1 Suro

Muhammad Sukardi , Jurnalis-Kamis, 29 Agustus 2019 |14:07 WIB
Tata Cara Memandikan Keris di Malam 1 Suro
Tradisi memandikan malam 1 Suro (Foto: Buku Pintar Kab. Wonogiri)
A
A
A

TRADISI malam 1 Suro masih dipertahankan di Indonesia. Di Tanah Jawa, ritual-ritual para leluhur masih kerap dilakukan sebagai wujud bakti pada sesepuh. Misalnya saja memandikan keris atau yang biasa disebut Jamasan.

Jamasan sendiri memiliki makna yang cukup mendalam. Bukan hanya soal memandikan barang pusaka, tetapi Jamasan juga menjadi bukti kalau ritual itu benar ada dan masih dipertahankan sampai sekarang oleh sebagian orang, khususnya di momen malam 1 Suro.

Makna Jamasan sendiri adalah ritual membersihkan benda pusaka. Bukan hanya keris, ada juga tombak, pedang, dan lain sebagainya. Ritual ini rutin dilakukan pada malam 1 Suro.

 Ritual jamasan

Dalam melakukan ritual Jamasan, ada beberapa hal yang mesti diperhatikan. Salah satunya terkait dengan tata cara memandikan keris itu sendiri. Okezone mewawancarai khusus Paranormal Yogyakarta Eyang Ronggo untuk tahu bagaimana urutan yang tepat ketika memandikan barang pusaka?

Sebelum membahas tata cara memandikan keris di malam 1 Suro, Anda mesti tahu juga doa atau ucapan yang biasa dilantunkan sebelum ritual memandikan dilakukan. Begini niat atau doa yang diucaplan Eyang Ronggo pada kerisnya;

"Niat ingun jamasi pusoko Kyai Tapak Jalak (nama keris) tak dus go toyo suci lan gondo arum dupo mugo suci awujud wesi aji dadi pamor kang apik lan migunani.

Artinya, "Niat saya memandikan pusaka dengan air suci dan wewangian semoga pusaka ini jadi suci lagi dan berguna untuk kebaikan".

 Ilustrasi memandikan keris

Jadi, bagaimana tata cara memandikan keris sebagai barang pusaka di malam satu suro? Berikut uraiannya;

Hal pertama yang harus dilakukan adalah merendam barang pusaka yang Anda miliki dengan air kelapa hijau muda. Berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk merendam, Eyang Ronggo menjelaskan, secukupnya.

Setelah itu, baru kemudian keris dibersihkan pakai jeruk nipis atau buah mengkudu. Cara membersihkannya cukup sederhana yaitu dengan menggosok-gosok keris secara perlahan. Jika sudah, masukkan kembali keris ke dalam wadah berisi air kelapa hijau muda. Lklukan hal ini sampai pamor atau motif keris kembali terlihat jelas.

 Ritual jamasan

Kemudian, jika pamor sudah terlihat, bersihkan keris dengan sabun cuci. Pastikan keris benar-benar kembali seperti wujud semula atau setidaknya bersih dari noda yang menutupi pamor keris.

Nah, jika sudah, keris kembali dibilas dengan air bunga. Setelah itu, keringkan keris dan oleskan minyak pusaka ke seluruh bagian keris. Kalau ini sudah dilakukan, maka ritual memandikan keris sudah selesai.

(Dinno Baskoro)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement