SETIAP manusia tidak lepas dari aura yang terpancar dari dalam tubuhnya. Aura-aura tersebut menunjukkan aspek spesifik yang dominan dari keadaan emosi seseorang, kesejahteraan spiritual dan kekuatan pribadi.
Setiap warna dari aura manusia membawa makna interpretatif. Beberapa orang memancarkan warna aura secara berurutan, dalam semburan yang melebar, atau lapisan yang sulit dideteksi.
Untuk melihat setiap warna tersebut dibutuhkan penerjemah psiko-reaktif yang berpengalaman agar menjadi lebih akurat. Meski demikian, tidak semua masyarakat memahami pancaran aura yang keluar dari dalam dirinya.
Merangkum dari Color Psychology, Jumat (9/8/2019), Okezone akan membahas warna aura yang dimiliki oleh setiap orang lengkap berserta makna yang tersirat di dalamnya.
1. Merah dan Pink

Warna-warna aura ini terkait erat dengan kondisi fisik. Warna merah adalah indikasi emosi yang kuat seperti kemarahan, cinta, dan kesombongan. Ini juga merupakan warna paling mendasar untuk bertindak agresif, atau menunjukkan kekuatan pribadi.
Semakin gelap cahaya merah, semakin kuat gairah primal. Ketika cahaya merah memudar menjadi merah muda, itu menandakan melemahnya beberapa aspek pribadi yang melibatkan tubuh dan jiwa. Cahaya merah muda adalah indikasi pasti bahwa seseorang merasa rentan dalam beberapa hal.
2. Biru dan Indigo

Orang dengan aura biru yang sangat kuat adalah individu kuat dan tenang. Orang dengan aura biru sering sangat intuitif, dan condong ke disiplin yang melibatkan interaksi manusia.
Aura biru yang sangat kuat adalah indikasi bahwa seseorang memiliki kemampuan sensor luar biasa yang dapat mencakup kemampuan psikis yang belum dimanfaatkan.
3. Magenta

Magenta adalah aura yang brilian dan bisa membuat seseorang menjadi eksentrik. Warna ini sangat jarang ditemukan sebagai warna aura dominan. Magenta adalah perjuangan yang melambangkan warna, tetapi tidak selalu negatif. Warna Ini sering dijadikan indikator kemampuan artistik yang belum direalisasikan.
4. Oranye

Aura oranye adalah indikator dari kekuatan dan vitalitas. Warna ini umum pada orang yang kompetitif secara atletik dan sukses di bidang kinerja pribadi. Beberapa orang yang tertutup dalam interaksi mereka dengan orang lain menunjukkan aura oranye yang kuat.
5. Kuning dan Emas

Warna-warna ini sangat umum pada orang yang menghargai upaya mengasah dan disiplin kognitif. Semakin dekat aura kuning dengan aura keemasan, semakin terlibat seseorang dalam hal-hal filosofis.
Aura emas yang cemerlang sering melekat pada orang-orang yang mengalami kesulitan dengan keprihatinan hidup. Orang dengan aura emas sering memiliki hubungan cinta atau benci dengan waktu.
6. Coklat

Coklat adalah aura yang menunjukkan kepribadian untuk berjuang dengan aspek kehidupan logis dan metodis. Perjuangan ini dapat ditutup dengan perhitungan dingin, atau formula emosional. Mereka cenderung memikirkan teka-teki normal, dan sering dianggap orang lain sebagai orang yang tegang dan sulit dipahami.
7. Hijau

Aura hijau muncul ketika seseorang dalam masa penyembuhan, atau dalam kondisi kesehatan yang sangat baik. Ini adalah warna yang menunjukkan keseimbangan sempurna antara kesehatan tubuh, keamanan mental, hubungan pribadi, dan pandangan emosional. Orang yang menunjukkan aura dominan hijau secara konstan adalah penyembuh alami.
8. Violet dan Lavender

Semakin gelap cahaya aura ungu, semakin dekat seseorang untuk mencapai kebebasan spiritual. Orang dengan aura ini sangat sensual, dan mereka membutuhkan kontak interpersonal yang konstan untuk menunjukkan aura ungu dan lavender yang kuat.
9. Putih dan Kristal

Aura putih yang jernih dan cemerlang sangatlah langka dan hanya ada pada orang-orang yang memiliki kesadaran spiritual yang kuat. Aura ini banyak ditemukan pada para pemimpin spiritual seperti para yogi, penasihat kehidupan, dan guru spiritual lainnya.
10. Hitam

Hitam umumnya disalahpahami sebagai aura yang negatif. Meski demikian hal ini tidak pernah menjadi indikator pasti akan adanya kualitas spiritual yang buruk. Aura ini menunjukkan, bahwa seseorang berada di bawah perlindungan. Aura berwarna hitam ini bisa disebabkan oleh penyakit fisik, atau emosi seperti khawatir dan takut.
(Helmi Ade Saputra)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.