Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Hakim MK Dituding Kena Sihir, Kenali Dulu Gejalanya Sebelum Julid

Muhammad Sukardi , Jurnalis-Jum'at, 28 Juni 2019 |18:42 WIB
Hakim MK Dituding Kena Sihir, Kenali Dulu Gejalanya Sebelum <i>Julid</i>
Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)
A
A
A

MAHKAMAH KONSTUTUSI (MK) telah mengetuk palu terkait hasil putusan sengketa Pilpres 2019. Pembacaan kesimpulan dilakukan pukul 21:16, Kamis malam (27/6/2019).

Selama proses berjalanannya agenda pembacaan hasil putusan, di depan Gedung MK di bilangan Jakarta Pusat, banyak pendemo yang berunjuk rasa terkait dengan proses tersebut. Mereka bahkan menjadi sorotan sekarang setelah pernyataannya dianggap unik oleh publik.

Ya, salah seorang orator pengunjuk rasa menjelaskan kalau para hakim MK kena sihir saat membacakan hasil putusan sengketa Piplres 2019. Mereka beranggapan kalau sihir itu terlihat dari "muter-muter"-nya pernyataan para hakim dan penolakan yang diputuskan hakim MK terkait permohonan sengketa Pilpres 2019.

Menyikapi hal ini, Okezone coba mengonfirmasi pada perempuan indigo Furi Harun terkait dengan ciri-ciri orang yang kena sihir. Furi menjelaskan ada beberapa ciri khas yang bakal dialami seseorang yang terbukti kena sihir. Apa saja?

Furi menjelaskan ada beberapa ciri khas yang bakal dialami seseorang yang terbukti kena sihir. Apa saja?

Ciri pertama ialah biasanya orang tersebut banyak bengong dan banyak ngelamun. Kemudian, kalau orang tersebut dikasih obrolan yang berat (isu yang menggunakan akal pikiran intelektual), dia tidak mampu berpikir dengan jelas atau menjawab dengan baik. Padahal, isu yang dibicarakan adalah keahlian yang dia kuasai.

Selain itu, orang yang kena sihir biasanya tatapan matanya kosong. Setelah itu, beberapa sihir juga menyerang fisik. Jadi, si korban mendapat penyakit mendadak yang saat dicek tim medis, penyakit tersebut tidak terdeteksi, sementara itu si korban terus mengalami kesakitan.

"Ada juga yang badannya abis, tidak nafsu makan, banyak pikiran, sakit di daerah tertentu yang tiba-tiba hilang tapi bisa muncul kembali," ungkap Furi menjelaskan ciri lain orang yang kena sihir.

Tidak berhenti di sana, sihir juga bisa mengakibatkan seseorang berubah haluan. "Ini namanya pelet," tegas Furi. Berubah haluan berarti mengubah arah pandang terhadap sesuatu, dari dulunya setuju menjadi tidak setuju ataupun sebaliknya.

"Tetapi orang ini adalah orang-orang yang jarang berdoa dan tidak menggunakan akal sehatnya. Misalnya saat sakit, tidak berpikir, tidak menggunakan rasio melainkan pakai emosionalnya, mereka ini sangat mudah kena sihir," paparnya.

Furi menegaskan, orang-orang intelektual yang menggunakan segala rasa dan mempertimbangkan segala aspek, itu sangat sulit terkena sihir. So, bagaimana menurut Anda terkiat tudingan tersebut?

(Martin Bagya Kertiyasa)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement