Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Jelang Festival Jatiluwih 2019, Generasi Muda Memanen Padi

Fahmi Firdaus , Jurnalis-Senin, 24 Juni 2019 |19:08 WIB
Jelang Festival Jatiluwih 2019, Generasi Muda Memanen Padi
foto: ist
A
A
A

TABANAN – Petak sawah di kawasan Subak Jatiluwih tiba-tiba menjadi ramai pada Sabtu kemarin (15/6). Hal tersebut terjadi karena sepetak sawah itu dijadikan lokasi berlangsungnya Pra Festival Jatiluwih 2019 yang diisi dengan panen raya. Para peserta juga dapat ikut memanen padi bersama para petani di Desa Jatiluwih.

Manajer Operasional DTW Jatiluwih, I Nengah Sutirtayasa, mengatakan, bahwa Pra Festival Jatiluwih 2019 diisi dengan panen raya. Kegiatan itu diikuti juga oleh para generasi muda. Yakni dari Karang Taruna Desa Jatiluwih serta para finalis Duta Hijau Bali.

Selain itu, ada juga para undangan yang terdiri dari Sekda Tabanan I Gede Susila mewakili Bupati Tabanan dan Asisten II Setda Tabanan AA Trisna Dalem, Kadis Pertanian Tabanan I Nyoman Budana, Kadis Kebudayaan IGN Supanji, Camat Penebel IGAN Supartiwi, Perbekel Jatiluwih I Nengah Kartika dan sejumlah tamu undangan lainnya.

"Panen raya ini sendiri memang dilakukan rutin setiap bulan Juni saat memasuki masa panen oleh petani di Desa Jatiluwih," jelasnya.

Menurutnya, panen padi beras merah dilakukan menggunakan ani-ani atau alat pemetik padi tradisional kini sudah jarang digunakan karena yang mahir menggunakannya sebagian besar petani yang sudah berumur.

Nengah berharap, ajang ini bisa menjadi media edukasi bagi para generasi muda yang yang tergabung dalam Karang Taruna maupun finalis Duta Hijau Bali. “Selain itu kami berharap mereka juga bisa sharing pengalaman kepada teman-teman sebayanya," sambungnya.

Dalam kegiatan tersebut, para peserta dipandu Divisi Pelestarian DTW Jatiluwih yang anggotanya terdiri sembilan Kelihan Tempek di Subak Jatiluwih.

Masih kata Nengah, kegiatan ini digelar karena dia melihat dunia pertanian saat ini kurang digemari oleh anak muda pada umumnya di Bali. "Padahal pertanian adalah salah satu pondasi dalam pariwisata. Khususnya DTW Jatiluwih," imbuhnya.

Dengan demikian, para generasi muda diharapkan nantinya dapat meregenerasi keberlanjutan dari obyek DTW Jatiluwih. Dan pihaknya sebagai pengelola akan lebih melibatkan para generasi muda di setiap kegiatan yang berhubungan dengan pariwisata dan pertanian yang dikelola di DTW Jatiluwih untuk keberlanjutan.

(Fahmi Firdaus )

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement