Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Vanessa Angel Kirim Foto Bugil ke Klien, Psikolog: Itu Trik Jualan yang Menggoda!

Muhammad Sukardi , Jurnalis-Jum'at, 18 Januari 2019 |11:46 WIB
Vanessa Angel Kirim Foto Bugil ke Klien, Psikolog: Itu Trik Jualan yang Menggoda!
Vanessa Angel kirim foto bugil ke klien (Foto: Instagram)
A
A
A

FENOMENA kirim foto bugil ke pasangan atau orang lain marak terjadi. Tindakan ini dinilai lumrah dan sebagai bentuk kepercayaan.

Masih ingat dengan kasus Brigpol Dewi yang dipecat karena share foto hot ke pacarnya? Atau Vanessa Angel yang kedapatan mengirim foto ke "klien"?

Psikolog Meity Arianty, STP., M.Psi., menjelaskan bahwa tindakan seperti ini ternyata tidak masuk dalam kategori pelecehan seksual. Dasarnya jelas bahwa ada kesepakatan di antara keduanya untuk melakukan hal tersebut.

BACA JUGA : Seksi dan Menawan, Mahasiswi Rusia Ini 3 Tahun Masuk Daftar Wanita Tercantik di Dunia

Lain cerita ketika Anda mengirimkan foto bugil orang lain tanpa sengaja dan tidak meminta izin sebelumnya. Tindakan ini yang dikatakan pelecehan seksual atau pornografi dan melanggar UU ITE.

Psikolog yang biasa disapa Mei ini juga memberikan pandangannya mengenai fenomena kirim foto bugil yang menyebar di lingkungan remaja.

 

"Mungkin bagi sebagian remaja, foto bugil pacarnya dianggap keren-kerenan dan normal," terangnya saat ditanya okezone melalui pesan WhatsApp, Jumat (18/1/2019).

Selain itu, menurut Psikolog Mei, mengirim foto bugil ke pacar itu memberikan kepuasan tersendiri. Hal ini harusnya menjadi perhatian siapa pun.

Lalu, bagaimana dengan kasus kirim foto bugil ke klien yang dilakukan Vanessa Angel?

Sebetulnya, konsep dasar dari perilaku ini adalah membiarkan pemahaman "membeli kucing dalam karung" terjadi. Sebab, klien hanya berharap pada foto si penjajah seks dan deal-deal-an harus terjadi dengan jaminan foto semata. Siapa yang bisa memastikan foto dengan figur asli sama?

"Nah, yang kita bahas adalah kalau wanita PSK atau emang sengaja menjajakan dirinya buat pria, seperti saat kita beli online kan? Kita akan lebih puas dan merasa tertarik apabila melihat secara visual, melihat gambarnya dulu atau foto barangnya," papar Psikolog Mei.

 BACA JUGA : Trailer Dilan 1991 Rilis, 5 Meme dari Netizen Bikin Kamu Mesem-Mesem Sendiri!

Lebih lanjut, di kasus Vanessa ini, untuk membuat pria tertarik menggunakan jasanya, terang Psikolog Mei, tentu dia harus menggunakan trik "menjual" dulu agar lebih menarik.

"Bisa jadi aslinya tidak semenarik di foto namun kesan awal tentu menggoda. Banyak orang yang langsung tertarik dan tergiur setelah melihat foto atau gambar sebelum 'membeli'," tambahnya.

(Martin Bagya Kertiyasa)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement