Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Anjing Punya Kemampuan Unik, Bisa Mengendus Penyakit hingga Cegah Penyebaran Malaria

Agregasi VOA , Jurnalis-Senin, 05 November 2018 |10:19 WIB
Anjing Punya Kemampuan Unik, Bisa Mengendus Penyakit hingga Cegah Penyebaran Malaria
Anjing dari Tim Deteksi Medis Milton Keynes (Foto: VOA)
A
A
A

ANJING dikenal akan kemampuannya mengendus berbagai macam, mulai dari narkoba, bom sampai elektronik selundupan. Tapi para ilmuwan di Universitas Lancaster telah melatih mereka untuk mengendus penyakit, terutama malaria. Dan itu bisa sangat berguna dalam upaya pencegahan penyebaran penyakit itu.

Dalam studi yang dilakukan para ilmuwan itu, anak-anak di Ghana, yang sebagian mengidap malaria dan sebagian tidak, diberi kaus kaki untuk dikenakan selama satu malam.

Dan anjing-anjing yang dilatih itu berupaya mengidentifikasi kaus kaki yang mengandung parasit malaria.

BACA JUGA:

 Intip 5 Gaya Suami Maia Estianty, Irwan Mussry Kulineran, Doyan Santap Makanan Jepang Lho!

"Ada banyak bukti bahwa orang-orang yang mengidap parasit malaria, mengeluarkan bau tertentu. Bau badan mereka berbeda dari orang lain, dan yang lebih penting lagi, nyamuk-nyamuk lebih suka menggigit orang yang mengidap malaria. Apabila nyamuk bisa, kenapa anjing tidak?," kata Steve Lindsay dari Universitas Durham.

Anjing-anjing yang dilatih oleh Tim Deteksi Medis mampu mengidentifikasi malaria dengan benar sebanyak 70 persen.

 

Dan Lindsay mengatakan ini bisa menghasilkan cara-cara baru dan efektif untuk menghentikan penyebaran Malaria.

"... maka apabila kita semakin dekat menuju pemberantasan malaria dan berupaya menemukan hot spot dan siapa yang terinfeksi, daripada memeriksa semua orang, anjing-anjing itu mungkin cukup efektif untuk dikerahkan ke desa-desa dan mencari orang-orangnya,” kata Lindsay.

Lindsay mengatakan anjing telah berada di garis depan untuk mendeteksi penyakit dan barang ilegal, tapi mungkin juga bisa mendeteksi penyakit lainnya.

"Mitra-mitra kerja saya, orang-orang yang menangani anjing telah bekerja dengan anjing mereka untuk mendeteksi kanker dan penyakit Parkinson,” kata Lindsay.

“Dan mereka sebenarnya juga punya anjing pemberi peringatan yang bekerja dengan para pasien diabetes, jadi saat para pasien mengalami hipoglikemia, anjing-anjing itu bisa memperingatkan pasiennya," papar Lindsay.

BACA JUGA:

 Viral, Pesona Perawat Cantik Ini Sukses Bikin Netizen Terhipnotis

Tim Deteksi Medis juga bekerja sama dengan Universitas MIT untuk menciptakan semacam E-nose yang bisa memiliki kemampuan seperti anjing, tapi dia mengatakan hidung anjing sangat sensitif sehingga teknologi itu belum bisa menandingi kemampuan hewan itu.

(Dinno Baskoro)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement