Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Laut Mati, Tempat Terendah di Bumi yang Punya Segudang Manfaat

Martin Bagya Kertiyasa , Jurnalis-Kamis, 06 September 2018 |11:30 WIB
Laut Mati, Tempat Terendah di Bumi yang Punya Segudang Manfaat
Laut Mati (Bazaar)
A
A
A

PANTAI mana yang menjadi favorit Anda? Ada begitu banyak pantai di dunia ini, meskipun tidak semuanya indah, namun ada keunikan tersendiri yang membuat Anda datang ke pantai itu.

Nah, apakah Anda pernah terpikirkan untuk mendatangi Laut Mati di Israel? Laut yang benar-benar asin, karena kadar garamnya yang tinggi. Bahkan, Anda bisa dengan mudah mengapung tanpa perlu bersusah payah.

 Baca juga: Kemenpar Siapkan 60 Lebih Paket Wisata Sambut Event AM-IMF 2018 di Bali

Untuk mencapai tempat itu, kita harus menyusuri jalan berliku menuju laut, menuju ke daerah yang lebih rendah, karena laut mati berada hampir 1.400 meter di bawah permukaan laut. Ya, Laut Mati memang menjadi tempat paling rendah di Bumi.

 Laut Mati (IG)

Sepanjang perjalanan, Anda akan menemukan penanda ketinggian berbaris di jalan dua arah dari kota Ein Bokek. Rendahnya kawasan tersebut, akan membuat telinga Anda terasa tersumbat. Tidak heran, ketika sampai di sana maka semuanya akan terasa berbeda.

Berbeda dengan pantai lainnya, yang penuh sesak dengan para turis, laut mati hanya berisikan hamparan pasir emas yang sangat panjang dan air jernih dengan beberapa hotel, beberapa di atas air, beberapa di seberang jalan. Memang, sangat sedikit orang yang mau berkunjung ke sana.

 Baca juga: Usai Asian Games 2018, Event AM-IMF Jadi Kunci Capai Target 17 Juta Wisman

Apalagi, jika berkunjung di akhir Agustus, dan suhu di luar ruangan mencapai lebih dari 100 derajat. Oleh karena itu, pemilihan waktu untuk bepergian ke sana sangat penting, jika Anda tidak mau gosong karena kepanasan.

Karena berada di dataran rendah, nyaris tidak ada angin sepoi-sepoi atau gerakan di air, Laut Mati menyeramkan dengan cara yang baik. Berada di sana, akan membawa pengalaman tersendiri, seperti berjalan di ruang angkasa karena begitu sedikit kehidupan yang terjadi di sana.

 Pasir di Laut Mati (IG)

Meskipun nampak sepi, namun laut mati menawarkan pemandangan yang cukup menggugah hati, seperti ketika pasir berubah dari kuning keemasan menjadi putih ketika air menyentuh pasir. Tapi, jika diamati itu bukanlah pasir, melainkan endapan garam yang terkristalisasi.

 Baca juga: SUPER HOT! Tren Nempelin Nanas di Payudara Ramaikan Medsos, Jangan Salah Fokus!

Karena tidak mengalir, maka air di laut mati pun akan terasa hangat bahkan bisa panas sekali. Tidak heran, karena laut mati lebih asin sekira 9,6 kali daripada lautan biasa. Karenanya, jangan pernah masuk ke air jika ada luka kecil di tubuh Anda, atau ketika Anda selesai bercukur, akan terasa seperti terbakar!

Laut Mati telah menjadi daya tarik untuk penyembuhan dan kesehatan selama ribuan tahun. Itu karena komposisi mineral unik dari air, lumpur, dan tekanan atmosfir telah ditunjukkan untuk mengatasi kondisi peradangan seperti psoirasis, jerawat, dan radang sendi.

Merek-merek kecantikan seperti AHAVA telah secara terkenal memanfaatkan kekuatan garam dan mineral Laut Mati selama bertahun-tahun, mengubah bahan alami menjadi sebuah rutinitas anti-penuaan. Bahkan, Anda bisa membeli lumpur mentah Laut Mati di toko hadiah yang ada di hotel, untuk dioleskan ke kulit. Tertarik mencoba?

(Fakhri Rezy)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement