Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Tren Pernikahan Tradisional Semakin Curi Perhatian Milenial, Apa Alasannya?

Muhammad Sukardi , Jurnalis-Rabu, 27 Juni 2018 |08:35 WIB
Tren Pernikahan Tradisional Semakin Curi Perhatian Milenial, Apa Alasannya?
Pernikahan Hamish Daud dan Raisa (Foto: Bridestory)
A
A
A

SEMAKIN banyak selebriti Tanah Air yang menikah mengusung konsep tradisional. Sebut saja Raisa dan Hamish Daud. Pun Raditya Dika dan Anissa Aziza.

Padahal, jika diperhatikan, mereka yang memilih pernikahan berkonsep tradisional, banyak sekali ritual yang mesti mereka lakukan. Hal ini tentunya menyita waktu dan tenaga lebih besar dibandingkan dengan pernikahan modern yang terbilang sederhana dan tidak repot.

Dijelaskan Cluster Director Wedding and Social The Ritz-Carlton Jakarta, Mega Kuningan JW Marriot Hotel Jakarta Dini Tirtasari, pernikahan berkonsep tradisional memang masih belum begitu mendominasi masyarakat Indonesia. Tetapi, jika dilihat dari akumulasi data, angkanya tak begitu jauh.

"Perubahan tren ini mulai terasa di tahun 2016 hingga sekarang. Bahkan, bisa dikatakan, mereka yang menggelar pernikahan dengan mengusung konsep tradisional itu angkanya sudah mencapai 40 persen dibanding pernikahan modern yang angkanya 60 persen," paparnya pada awak media di Preskon Kama Asmara, Selasa, 26 Juni 2018.

Baca Juga :

Dini melanjutkan, angka ini sangat jauh sekali meningkat dibanding tahun-tahun sebelumnya. Banyak faktor yang menentukan semakin banyaknya calon pengantin yang memilih adat tradisional sebagai konsep pernikahannya.

Salah satunya adalah kultur keluarga calon pengantin. "Merasakan langsung tradisi wilayah asli menjadi alasan semakin banyak pengantin yang memilih adat tradisional di acara pernikahannya," sambung dia.

Sejalan dengan Dini, Designer Rumah Kebaya Eva Pudjo menjelaskan bahwa semakin banyaknya calon pengantin yang memilih konsep tradisional adalah karena alasan momen. "Kapan lagi seseorang bisa merasakan adat dan tradisi pernikahan daerahnya sendiri jika tidak di momen dia menikah. Lagipula ini momen sekali dalam seumur hidup," katanya ramah.

Eva melanjutkan bahwa setiap tradisi dan tahapan yang mesti dilalui di pernikahan tradisional itu mengandung makna yang sangat berarti. "Yang mesti diingat ini, pernikahan tradisional itu luar biasa karena Anda juga melestarikan budaya bangsa dan menurut saya pernikahan tradisional itu malah terlihat sangat mewah dan berkelas," tambahnya.

So, mana pilihan Anda, pernikahan tradisional atau modern?

(Renny Sundayani)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement