Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

7 Cara Menangkan Argumen saat Bertengkar dengan Pasangan

Tiara Putri , Jurnalis-Minggu, 08 April 2018 |20:53 WIB
7 Cara Menangkan Argumen saat Bertengkar dengan Pasangan
Pasangan Bertengkar (Foto: Independent)
A
A
A

PERTENGKARAN dalam hubungan suami istri adalah hal yang biasa terjadi. Saat pertengkaran biasanya masing-masing pihak akan saling mempertahankan ego. Bila tidak ada yang bisa mengalah, masalah tentu akan semakin runyam.

Maka dari itu, dalam setiap pertengkaran harus ada salah satu pihak yang mengalah. Sebab meskipun Anda melakukan tindakan yang benar, bukan berarti pasangan merasa demikian. Mengalah tentu merupakan hal yang sulit. Akan tetapi dari mengalah Anda bisa jadi memenangkan pertengkaran.

Melansir Independent, Minggu (8/4/2018), berikut strategi yang bisa diterapkan untuk memenangkan pertengkaran walaupun harus mengalah:

1. Mengetahui titik permasalahan

Menurut ahli terapi perkawinan, Marissa Nelson, tujuan dari sebuah pertengkaran adalah untuk memahami kebutuhan pasangan dengan cara baru, bukan hanya sekadar untuk melampiaskan rasa frustrasi. Selama Anda dan pasangan bertengkar akan banyak argumen yang muncul dan menunjukkan kesalahan dalam cara memahami. Akan tetapi, jangan fokus pada argumen yang dikeluarkan. Perhatikanlah dengan benar apa yang menjadi titik permasalahan agar bisa ditemukan solusi. Satu hal yang perlu diingat, saat berargumen jangan menyerang karakter pasangan karena akan semakin memperunyam masalah.

2. Ajukan pertanyaan

Untuk memenangkan argumen Anda saat bertengkar dengan pasangan, ajukanlah pertanyaan seputar permasalahan. Cara itu mempermudah Anda karena memberikan pemahaman yang lebih baik tentang pasangan. Pertanyaan juga dapat mengubah pertengkaran menjadi diskusi pemecahan masalah.

3. Ungkapkan keinginan secara langsung

Komunikasi merupakan kunci kebehasilan dalam sebuah hubungan termasuk pada saat bertengkar. Ungkapkanlah hal yang menjadi isi hati Anda, jangan biarkan pasangan menebak-nebak hal yang Anda inginkan.

4. Hindari kata-kata "tetapi" atau "bagaimanapun"

Saat mengeluarkan argumen dalam pertengkaran, Anda mungkin sering mengeluarkan kata-kata "tetapi" dan "bagaimanapun". Tahukah Anda bila kata-kata tersebut menunjukkan jika Anda tidak memedulikan posisi pasangan. Gunakanlah kata "dan" karena terdengar lebih positif. Sebagai contoh, gantilah "Aku mencintaimu tapi aku ingin kamu........." dengan "Aku mencintaimu dan aku ingin kamu............"

5. Perhatikan intonasi dan bahasa tubuh

Menjaga sikap netral dalam kondisi yang emosional tentu menjadi hal yang sulit dilakukan. Namun Anda tetap harus memerhatikan intonasi dan bahasa tubuh ketika bertengkar dengan pasangan. Tunjukkan bila Anda memang ingin membicarakan masalah tersebut dan bukan malah bersikap ogah-ogahan. Bila Anda sudah lelah bertengkar namun masih ingin mengeluarkan argumen, cobalah ambil napas dan lambat sebelum berkata-kata.

6. Dengar, jangan membujuk

Bila Anda ingin mengubah pertengkaran menajdi sebuah diskusi positif, cobalah mengajukan pertanyaan kepada pasangan yang dimulai dengan mengapa, apa, dan bagaimana. Cara itu akan membuat pasangan berbicara dan Anda mendengarkan keinginannya. Dengan begitu Anda dapat lebih memahami pasangan dan mengeluarkan pendapat yang bisa diterima olehnya.

7. Jangan sungkan untuk meminta maaf

Jika Anda mengatakan sesuatu di luar batas kepada pasangan segeralah minta maaf. Cara itu membuat diri Anda lebih bertanggung jawab atas kata-kata yang dikeluarkan dan membuktikan kepada pasangan bila Anda benar-benar serius ingin membahas mengenai permasalahan.

(Renny Sundayani)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement