GREEN Canyonnya Indonesia sebagian besar traveler pasti menganggap hanya yang ada di Pangandaran saja. Wajar, karena daerah tersebut yang lebih dulu dikenal traveler memiliki barisan tebing menjulang tinggi dengan air yang mengalir berwarna hijau.
Namun, bukan hanya Pangandaran saja yang memiliki Green Canyon, pasalnya Bogor juga memiliki destinasi wisata yang serupa. Ya, tepat berada di wilayah Sentul, Bogor, ada objek wisata yang hampir menyerupai Green Canyon.
BACA JUGA:
Leuwi Liyet, begitu namanya. Green Canyon yang ada di Sentul ini tentu memiliki keistimewaan dan perbedaan dengan Green Canyon yang ada di Pangandaran. Perbedaannya, Leuwi Liyet memiliki tebing eksotis membentuk seperti huruf U dan ukurannya tidak begitu tinggi.
(Foto: Instagram/Muhammadzyd)
Alasannya disebut Green Canyon, tentu tidak lain dan bukan karena air yang mengalir di antara tebingnya berwarna hijau toska. Meskipun berwarna hijau terang, airnya sungguh jernih, sehingga bisa memberikan efek segar ketika dipandang mata.
Sementara, keistimewaannya, Leuwi Liyet memiliki sebuah tebing yang dialiri air seperti air terjun, namun berukuran mini. Dengan pepohonan yang tumbuh di sekeliling tebing, sensasi teduh dan damai pun bisa Anda dapatkan.
Bagi traveler yang pernah mengunjungi Leuwi Hejo dan Curug Barong, keberadaan Leuwi Liyet tentu bisa dicapai. Pasalnya, lokasi Leuwi Liyet berada di atas kedua objek wisata tersebut, tepat paling atas dan medan trekkingnya juga berbeda.
(Foto: Instagram / Ariiidy)
Menurut para traveler yang pernah mengunjungi Leuwi Liyet, Anda harus menyiapkan kondisi fisik yang prima dan tenaga yang ekstra, sebab jalur trekking menanjak, dengan medan yang berpasir, licin, dan setapak. Namun, tidak perlu khawatir, rasa lelah Anda ketika menempuh perjalanan ke Leuwi Liyet akan terbayar karena terdapat perkebunan dan bisa terdengar pula suara gemericik air dari si primadona dari kejauhan. Harmoni alam yang seperti ini, yang jarang ditemui.
BACA JUGA:
Namun, bagi traveler yang ingin mengunjungi Leuwi Liyet harus berhati-hati, karena ada beberapa oknum yang terkadang menghadang pengunjung, dengan alasan pelancong harus membayar tiket masuk, padahal belum ada tiketnya. Tidak hanya tiket masuk saja, tapi pengunjung juga diwajibkan untuk menyewa jasa pemandu wisata dengan biaya Rp 100ribu per delapan orang.
(Dinno Baskoro)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.