RUTINITAS yang terlalu padat terkadang menjadi penyebab seseorang terserang penyakit. Hal itu lantaran kurangnya waktu istirahat dan mengonsumsi makanan seimbang sehingga daya tahan tubuh menurun. Selain itu, padatnya rutinitas membuat seseorang merasa kelelahan dan malas membersihkan lingkungan tempat tinggalnya. Hal itulah yang memperbesar risiko terkena penyakit.
Baru-baru ini, peneliti dari University of East Anglia mengungkapkan kotoran yang berada di lubang pembuangan kamar mandi maupun wastafel bukan hanya menyebabkan penyumbatan melainkan berkontribusi terhadap pertumbuhan biofilm berbahaya di dalam pipa saluran air. Kotoran tersebut antara lain rambut rontok, sabun bekas, minyak, dan sisa makanan. Bahkan peralatan mandi seperti sampo, sabun mandi, sabun cuci muka, kondisioner, dan pasta gigi dapat menyebabkan bakteri karena mengandung sulfat dan silicon.
Biofilm adalah lapisan mikroorganisme tipis yang menjadi sarang bakteri. Seiring berjalannya waktu, bakteri yang bersarang itu dapat berkembang menjadi patogen berbahaya. Patogen inilah yang kemudian menyebar di dalam rumah dan membuat orang-orang yang tinggal dalam rumah tersebut sakit.
"Di bawah lubang pembuangan kamar mandi, air dari pancuran dan bak mandi akan membuat lingkungan menjadi hangat, lembab, dan jenuh. Ditambah dengan limbah seperti serpihan rambut dan kulit, hal itu membuat lingkungan semakin ramah untuk kehidupan mikroba. Bakteri yang bersembunyi di bawah lubang pembuangan bisa jadi keluar. Hal itu membuat penghuni rumah menghirup bakteri atau bahkan tertempel di kulit,” tulis peneliti seperti yang dikutip dari Mirror, Selasa (14/11/2017).
Ditambahkan oleh peneliti, saluran air di wastafel kamar mandi, baik di rumah sakit maupun di dalam rumah, adalah patogen oportunistik yang bisa mengancam pasien dan pemilik rumah. Lubang pembuangan di rumah sakit dan rumah tangga mendorong penyebaran penyakit. Maka dari itu, diharapkan pemilik rumah harus rajin membersihkan area bawah penutup lubang saluran.
Selain itu, kebersihan wastafel atau tempat menyuci piring juga harus diperhatikan. Seringkali sisa makanan tersangkut di lubang pembuangan dan mengeluarkan bakteri. Apabila jarang dibersihkan, bakteri tersebut dapat mengontaminasi bahan makanan atau peralatan masak dan makan yang dicuci di tempat tersebut.
(Renny Sundayani)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.