KELANCARAN beraktivitas tentu tergantung dari kondisi fisik. Apabila fisik sedang dalam kondisi sehat, tentu aktivitas lebih mudah dilakukan. Berbeda cerita bila sakit melanda. Rutinitas sehari bisa terganggu.
Karena itu, penting untuk selalu menjaga kekuatan daya tahan tubuh. Daya tahan tubuh berfungsi untuk melindungi tubuh dari kuman dan mikroorganisme berbahaya sehingga mencegah terjadinya infeksi.
(Baca Juga: Bahan Alami untuk Atasi Flu Perut, Air Beras hingga Ramuan Kayu Manis)
Bila daya tahan tubuhnya kuat, maka tubuh akan selalu sehat. Sedangkan jika daya tahan tubuh lemah, bakteri maupun virus dapat dengan mudah menginfeksi tubuh. Sistem daya tahan tubuh terdiri dari dua bagian yaitu genetik dan adaptif. Genetik hanya memengaruhi sebanyak 20%-30%. Tapi, untuk adaptif memengaruhi 70%-80% dan berkaitan dengan oleh gaya hidup serta pola makan seseorang.
Jika orang tersebut memilih gaya hidup sehat, maka ketahanan daya tahan tubuhnya akan lebih terjaga. Ya, cara untuk menjaga ketahanan daya tahan tubuh adalah menjaga pola makan dan rutin berolahraga.
“Gaya hidup sebenarnya bergantung dari pilihan pola makan seseorang. Contohnya, gaya hidup sehat berasal dari konsumsi makanan yang segar dan alami. Makanan yang dipilih pun harus mengandung karbohidrat, protein, lemak, vitamin, dan mineral,” tutur ilmuwan nutrisi, Dr. Matthew Lantz Blaylock, PhD saat ditemui dalam konferensi pers peluncuran suplemen Airbone, Kamis (26/10/2017) di kawasan Thamrin, Jakarta Pusat.
(Baca juga: Begini Penampakan Masjid Tanpa Kubah di Teheran yang Jadi Kontroversi)
Menurut Dr Matthew, kebanyakan orang berpikir untuk mengurangi karbohidrat atau lemak dalam pola makannya karena ingin menurunkan berat badan. Mereka seringkali acuh terhadap kebutuhan vitamin dam mineral setiap hari.
Padahal anggapan itu salah besar. Karbohidrat maupun lemak tetap dibutuhkan oleh tubuh sebagai sumber energi. Sementara itu, vitamin dan mineral adalah nutrisi yang sangat penting untuk menjaga daya tahan tubuh.
“Kebanyakan orang tidak memenuhi kebutuhan vitamin dan mineralnya. Ada beberapa vitamin dan mineral yang berperan penting dalam menjaga daya tahan tubuh. kita tentu sering mendengar mengenai antioksidan. Antioksidan banyak ditemui dalam vitamin C, B 12, A, E, mangan, zinc, dan magnesium. Bila diantaranya ada yang kurang, maka daya tahan tubuh akan menurun,” tambah Dr Matthew.
(Baca juga: Gawat! Wanita Kurus Lebih Mudah Menopause Dini Dibanding Wanita Gemuk)
Kebutuhan vitamin dan mineral dapat didapatkan dari makanan seperti jamur, tempe, gandum, kacang-kacangan, sayuran, dan buah-buahan. Namun sayangnya, gaya hidup sekarang ini bisa dikatakan tidak seimbang. Terlebih padatnya rutinitas kadang membuat orang mengabaikan asupan makanan yang dikonsumsinya. Jika sudah begitu, maka tubuh tidak akan mendapatkan kecukupan nutrisi yang dibutuhkan sehingga memengaruhi daya tahan tubuhnya.
"Agar nutrisi dapat terpenuhi, saya sering menganjurkan agar orang-orang mengonsumsi suplemen," pungkas Dr Matthew.
(Helmi Ade Saputra)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.