Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kenali 3 Jenis Alergi Paling Sering Menyerang Bayi dan Solusinya, Eksim Salah Satunya

Agregasi Hellosehat.com , Jurnalis-Minggu, 08 Oktober 2017 |17:23 WIB
Kenali 3 Jenis Alergi Paling Sering Menyerang Bayi dan Solusinya, Eksim Salah Satunya
Bayi paling rentan kena alergi (Foto: Hellosehat)
A
A
A

BAYI memang rentan terkena alergi dan itu harus menjadi perhatian serius orangtua. Lantas, apa saja alergi yang sering menyerang bayi?

Bayi rentan mengalami alergi. Alergi pada bayi bisa disebabkan oleh makanan, debu, atau iritan bahan kimia yang ada di dalam produk perawatan kulit bayi.

Tapi kebanyakan orangtua bisa tidak menyadari gejala-gejalanya yang umum, seperti hidung berair, mata merah, nyeri perut, diare atau muntah, hingga rewel. Pada kasus reaksi yang lebih berat, anak bisa menunjukkan gejala lainnya seperti suara mengi (napas berbunyi ngik-ngik), sulit bernafas, tenggorokan dan lidah membengkak, dan penurunan tekanan darah mendadak.

Gejala seperti ini dikenal dengan nama syok anafilaktik yang dapat membahayakan nyawa. Lantas, apa saja jenis alergi pada bayi yang paling umum?

Apa saja jenis alergi pada bayi?

1. Eksim

1 dari 10 bayi dilaporkan memiliki eksim. Eksim atau yang dikenal dengan dermatitis atopik merupakan kondisi peradangan kulit yang ditandai kulit yang kemerahan dan terasa gatal. Hal ini biasa muncul pada anak usia 1-5 tahun.

Alergi makanan atau debu dapat menyebabkan eksim, tetapi terkadang pada beberapa anak penyebabnya tidak dapat diketahui. Untuk mengobati eksim dapat dengan cara menghindari anak Anda dari paparan alergen dan mengoleskan salep dan pelembap. Pada kasus ekstrim, anak Anda dianjurkan mengonsumsi obat tertentu yang diresepkan dokter.

2. Dermatitis kontak

Dermatitis kontak adalah jenis alergi pada bayi yang ditandai dengan kulit kemerahan yang muncul segera setelah terpapar dengan suatu iritan atau pemicu alergi. Kulit bayi akan terlihat kering dan tampak bersisik. Konsultasikan dengan doker apabila Anda curiga gejala-gejala ini dialami anak Anda.

Pengobatan terhadap dermatitis kontak tidak jauh berbeda dengan eksim. Cegah anak Anda berada dekat dari alergen pemicu alergi. Anda juga dapat mengoleskan krim steroid yang dijual bebas. Apabila masih berlanjut gatal Anda dapat memberikannya obat antihistamin, seperti cetirizine.

3. Urtikaria kronis

Urtikaria kronis merupakan reaksi alergi pada bayi yang tergolong berat. Urtikaria muncul ditandai dengan ruam kemerahan yang lebar setelah kontak dengan alergen. Tidak seperti alergi kulit yang lain, urtikaria kronis tidak menyebabkan kulit menjadi kering. Gejala lain yang muncul antara lain sulit bernapas atau bengkak pada mulit dan wajah.

Pada kebanyakan kasus, urtikaria kronik dapat hilang dengan sendirinya selama menghindarkan diri dari paparan alergen. Anda dapat mengunjungi dokter untuk konsultasi lebih lanjut dan minta pengobatan berupa antihistamin. Demikian ditulis situs Hellosehat.

Baca Juga:

6 Referensi Rambut Pendek Sesuai Bentuk Wajah, Anda Cocok yang Mana?
11 Cara Ampuh Singkirkan Lemak di Perut, Lakukan Nomor 8 agar Cepat Berhasil
Selain Facial, Adriana Lima Ungkap Sederet Rahasia Cantiknya di Usia 36 Tahun
Terbukti! Otak Pria Lebih Besar dari Wanita, Siapa Lebih Pintar?

(Tuty Ocktaviany)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement