Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Penelitian Ungkap Orang yang Suka Dengar Musik Rap Cenderung Psikopat

Utami Evi Riyani , Jurnalis-Jum'at, 29 September 2017 |22:06 WIB
Penelitian Ungkap Orang yang Suka Dengar Musik Rap Cenderung Psikopat
A
A
A

JIKA Anda penggemar musik rap, Anda cenderung seorang yang psikopat menurut sebuah penelitian terbaru. Dalam penelitian tersebut, ditemukan bahwa salah satu ciri psikopat lebih suka mendengarkan musik rap.

Hal ini berarti jika Anda penggemar rapper seperti Eminem dan Kendrick Lamar, kemungkinan Anda adalah seorang psikopat. Saat ini, temuan ini belum dipublikasikan secara resmi. Namun salah seorang peneliti telah mengungkapkan hasil temuan ini.

Para peneliti mengatakan bahwa lagu rap dapat digunakan untuk membantu memprediksi gangguan di masa depan. Para peneliti yang datang dari New York University melihat bagaimana preferensi musik orang memiliki korelasi dengan kecenderungan psikopat mereka.

Jika dalam film Silence of the Lambs, tokoh psikopatnya, Hannibal Lecter menyukai musik klasik. Maka dalam kehidupan sesungguhnya, psikopat cenderung memilih musik rap.

“Media menggambarkan psikopat sebagai pembunuh kapak dan pembunuh berantai. Namun kenyataannya tidak jelas. Mereka tidak seperti Joker di Batman. Mereka mungkin bekerja tepat di samping Anda dan mereka berbaur. Mereka seperti materi gelap psikologis,” ungkap Dr Pascal Wallisch, penulis utama studi tersebut kepada The Guardian dikutip dari Dailymail, Jumat (29/9/2017).

Penelitian tersebut  200 orang mendengarkan 260 lagu dan melakukan tes untuk menilai skor psikopat mereka. Hasilnya menunjukkan bahwa orang dengan skor psikopat tertinggi adalah penggemar lagu rap, termasuk No Diggity milik Blackstreet, dan Lose Yourself milik Eminem. Sementara skor psikopat terendah dimiliki oleh orang-orang yang mendengarkan lagu pop, seperti My Sharona milik The Knack dan Titanium milik Sia.

Namun penelitian ini belum dipublikasikan karena para peneliti sedang berupaya meluncurkan penelitian lainnya untuk memverifikasi hasil tersebut. Ke depannya, para peneliti disebut dapat menggunakan lagu untuk membantu memprediksi gangguan tersebut.

“Anda tidak ingin orang-orang ini berada dalam posisi di mana mereka dapat menyebabkan banyak bahaya. Kami membutuhkan alat untuk mengidentifikasi mereka tanpa kerja sama atau persetujuan mereka,” ujar Dr Wallisch.

Jadi dengan penemuan ini, diharapkan dapat melakukan tes skrining kepada psikopat tanpa harus mengantongi persetujuan orang tersebut atau tanpa sepengetahuan si psikopat.

Baca Juga:

Manfaat Penting Konsumsi Alpukat, Tidak Hanya Cegah Diabetes tapi Bikin Langsing
Waspadai Bahaya Tersedak Moms, Jangan Berikan Balita Camilan Popcorn!
Tidak Hanya Menenangkan Pikiran, Meditasi Bisa Cegah Penyakit Jantung
Tahukah Anda Handuk Bisa Jadi Sarang Bakteri? Ini Bahayanya!

(Ade Indra Kusuma)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement