MEMERIKSA payudara sendiri, memang penting untuk memastikan ada benjolan atau tidak yang bisa berakibat fatal. Jika kenyataannya Anda menemukan benjolan di payudara, segera lakukan langkah-langkah berikut.
Deteksi dini kanker payudara dengan cara pemeriksaan payudara sendiri disarankan untuk dilakukan secara rutin. Hal itu berguna agar Anda bisa menemukan kelainan atau mungkin tanda kanker lebih dini. Dengan melakukan deteksi dini, akan muncul dua kemungkinan yaitu ditemukannya benjolan payudara atau tidak.
Anda mungkin akan merasa cemas dan takut ketika ditemukan benjolan di payudara Anda. Namun, sebaiknya jangan terburu-buru panik, sebab benjolan yang terdeteksi di payudara belum tentu merupakan kanker.
Meski begitu, setiap benjolan perlu dipastikan atau diperiksa lebih lanjut apakah bersifat ganas atau tidak. Semua benjolan itu adalah tumor namun ada yang sifatnya ganas dan tidak ganas. Benjolan yang ganas itulah yang disebut kanker.
Untuk mencegah dampak yang tidak Anda inginkan, ada baiknya Anda melakukan penanganan sedini mungkin. Lalu, apa yang harus Anda lakukan jika Anda menemukan benjolan di payudara?
1. Cek kembali payudara Anda
Jika Anda menemukan benjolan pada sekitar payudara, jangan terburu-buru merasa khawatir. Sebaiknya Anda cek kembali dengan meraba ke semua bagian payudara, baik di bagian kiri maupun di sisi kanan.
Lakukan pengecekan dengan cara berbaring di ranjang, dengan kedua tangan diletakkan di atas. Kemudian satu tangan meraba ke bagian payudara untuk menemukan apakah ada benjolan keras di dalam payudara atau tidak. Agar hasilnya valid, disarankan melakukan pemeriksaan sesudah menstruasi atau jauh sebelum menstruasi.
2. Periksa kembali kalender menstruasi Anda
Jangan cepat memutuskan jika benjolan yang terdapat pada payudara Anda merupakan benjolan kanker payudara. Benjolan yang muncul bisa jadi hanya merupakan tanda bahwa Anda akan mengalami menstruasi.
3. Konsultasikan masalah benjolan payudara dengan dokter
Jika Anda masih merasa tidak nyaman atau khawatir dengan benjolan pada payudara Anda setelah menerapkan beberapa cara di atas, maka sebaiknya Anda berkonsultasi dengan dokter untuk dapat mengetahui apa yang sebenarnya terjadi dengan kesehatan Anda secara pasti.
Dokter akan mencari tahu apa yang terjadi dengan tubuh Anda. Semakin cepat anda berkonsultasi, maka penanganan yang bisa dilakukan pada tubuh Anda akan semakin cepat juga. Dengan begitu, risiko terburuk setidaknya bisa Anda kurangi.
Jangan pernah takut menanyakan kondisi Anda dan berkonsultasi ke dokter. Ini penting supaya keluhan yang terjadi pada tubuh Anda segera diketahui penyebabnya, dan penanganan akan lebih cepat dilakukan pada tubuh Anda, sehingga kemungkinan terburuk dan risiko lainnya bisa Anda kurangi.
Dokter Anda akan mengajukan beberapa pertanyaan tentang riwayat kesehatan Anda. Dokter akan melakukan pemeriksaan payudara untuk merasakan benjolan atau perubahan lain pada jaringan payudara dan di bawah lengan. Jika ada cairan keluar dari puting susu Anda, dokter Anda akan mengumpulkan sampel dan memeriksa sel kanker.
Dokter mungkin juga melakukan mammogram atau ultrasound untuk melihat apakah benjolan itu padat atau penuh dengan cairan. Dokter Anda mungkin akan pertimbangkan untuk melakukan biopsi. Dokter akan mengambil sampel kecil dari benjolan itu dengan jarum atau potongan kecil dan mengirimkannya ke laboratorium, untuk mencari tahu apakah benjolan Anda berupa kanker atau bukan. Demikian dilansir situs Hellosehat.
Baca Juga:
Kencing Duduk Lebih Sehat Buat Pria? Ini Buktinya yang Belum Anda Tahu
Radang Tenggorokan Belum Sembuh? 8 Cara Alami Jadi Solusinya
Keindahan Sofa Single dalam Balutan Warna-warni Corak Batik Nusantara
Kreasi Penggunaan Motif Batik di Aksesoris Perlengkapan Berkendara
(Tuty Ocktaviany)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.