Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Generasi Milenial Ternyata Tukang Selingkuh, Kok Bisa Ya?

Vessy Frizona , Jurnalis-Kamis, 24 Agustus 2017 |20:18 WIB
Generasi Milenial Ternyata Tukang Selingkuh, Kok Bisa Ya?
Perselingkuhan (Foto: Familycenter)
A
A
A

KASUS perselingkuhan tak henti-hentinya muncul ke permukaan. Satu demi satu, hidung belang pelaku selingkuh tampak. Parahnya, kebanyakan dari mereka adalah generasi milenial yang kini berusia 20 tahunan.

Generasi ini begitu popular dan mendominasi kehidupan dunia. Mereka menjadi topik pembicaraan paling hot karena banyak hal menarik yang bisa dikulik. Generasi milenial juga punya banyak haters.

Dunia seolah ingin tahu mengapa kaum milenial banyak yang berselingkuh dari kekasihnya. Padahal generasi ini adalah calon pengambil keputusan, calon klien, dan pemimpin dunia.

Melansir dari Popsugar, Kamis (24/8/2017), studi kelompok psikolog di University of Tennessee baru-baru ini melakukan penelitian untuk mengetahui mengapa kaum milenium menipu. Studi tersebut berbicara dengan 104 pelaku dengan usia rata-rata 22 tahun dan menanyakan alasan mereka bersikap tidak setia.

Baca Juga: Jangan Anggap Sepele, Syarat Poligami Itu Berat, Pelajari Dulu!

Alasan para peneliti memilih kelompok usia ini adalah agar mereka mengerti bagaimana tumbuh-kembang dampak dari perselingkuhan.

Sekitar 60 persen dari kelompok tersebut adalah perempuan dan telah selingkuh baik secara fisik maupun emosional dalam enam bulan terakhir. Sekitar 12 persen mengaku hanya selingkuh secara emosional, sementara 5 persen mengatakan bahwa mereka hanya selingkuh secara fisik.

Selama penelitian, para pelaku diminta untuk membaca sebuah keterangan tentang kesamaan perselingkuhan dengan harapan bisa membantu mereka bersikap lebih jujur terhadap diri sendiri. Setelah itu, mereka ditanya tentang hubungan masa kini dan masa lalu, serta alasan selingkuh.

Hasilnya, mereka datang dengan berbagai alasan, tapi beberapa di antaranya miliki alasan yang sama. Ketika sampai pada pertanyaan mengapa kaum milenium selingkuh? banyak dari mereka menjawab bahwa ingin menemukan jati diri dan mengetahui sekuat apa pasangan mencintai mereka. Sementara yang lain mengatakan bahwa saling ketergantungan merupakan masalah bagi mereka. Jawab lainnya yang lebih mencengangkan, koresponden mengaku kurangnya keintiman atau hobi adalah penyebabnya.

Baca Juga: Sungguh Menyayat Hati! Cari Uang untuk Kekasih, Malah Selingkuh dengan Sahabat Sendiri

Beberapa periset studi tersebut menyimpulkan, "Karena masa menjadi dewasa yang muncul di kalangan milenial dianggap sebagai masa eksplorasi dan eksperimen, ada kemungkinan bahwa terlibat dalam perselingkuhan adalah jalan di mana individu berusaha memenuhi kebutuhan perkembangan mereka untuk mendapat kebebasan dan lepas dari rasa saling ketergantungan. Ditambah ingin mempromosikan diri untuk pengembangan individual mereka."

(Vien Dimyati)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement