Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Berkemah di Paropo Tepian Danau Toba Serasa Berada di Ranu Kumbolo

Tentry Yudvi , Jurnalis-Jum'at, 28 Juli 2017 |16:37 WIB
Berkemah di Paropo Tepian Danau Toba Serasa Berada di Ranu Kumbolo
Paropo Tepian Danau Toba (foto: Instagram/@gitatamba)
A
A
A

KESEMPURNAAN alam di Danau Toba menjadi perhiasan yang begitu membanggakan Indonesia memang tak pernah ada habisnya untuk dijelajahi. Banyak destinasi menarik untuk ditelusuri salah satunya Paropo.

Paropo ini begitu harum namanya di kalangan traveller karena pesona indah yang ditawarkannya. Bagi yang belum tahu, Paropo adalah salah satu Desa yang memiliki keindahan alam berada di Kecamatan Silahi Sabungan Kabupaten Dairi, Provinsi Sumatera Utara.

(foto: Instagram/@evi_lubantoruan)

Lanskap Paropo bak pantai di tepi danau bisa Anda rasakan selama berada di sini. Spot tersebut juga menjadi acuan para traveler yang suka berkemah. Pasalnya keindahannya mirip dengan pesona Ranu Kumbolo di Gunung Sumeru, jadi banyak wisatawan "kepo" untuk menjajalnya.

(Baca Juga: Batu Gantung di Danau Toba Ternyata Punya Kisah Sedih Seorang Gadis Belia)

Sepanjang jalanan pasir putih, banyak kemah didirikan di sini. Anda pun bisa menikmati surga terindah dari Danau Toba. Tenangnya air juga sangat cocok untuk dimanfaatkan sebagai kolam pemancingan Anda.

(Baca Juga: Sigale-gale di Danau Toba dan Samosir Punya Kisah Mistis nan Unik)

Banyak traveler memancing ikan untuk dijadikan bahan bakar-bakaran ketika kemah. Aktivitas memancing ini paling banyak digilai wisatawan terutama para pemancing professional, bayangkan saja ketika memancing pemandangan dari kaki gunung Sinabung dan gunung Sibuatan menjadi pemandangan terindah Anda.

(foto: Instagram/@suket_alas)

Tidak hanya itu, saat matahari terbit cobalah pergi ke bukit ilalang yang berada di atas pasir putih. Anda akan melihat alam yang sangat cantik terutama ketika cahaya matahari mulai menyinari pegununhan di hadapan Anda.

(Baca Juga: Keren! Danau Toba Masuk Kandidat Situs Geopark Global UNESCO)

Kesempurnaan alamnya tersebut banyak diabadikan oleh para fotografer dunia. Sejak saat itulah, Paropo di Danau Toba banyak diburu wisatawan, hanya saja Anda juga harus menjaga lingkungan yang masih alami ini. Jangan buang sampah sembarangan dan bawalah benda berbahan plastik pulang.

Jika hendak kemah di sini, Anda cukup membawa peralatan kemah sendiri. Namun, jika tidak ingin menginap di tenda, Anda bisa tinggal di homestay rumah penduduk yang disewakan dengan harga Rp250.000-Rp450.000 per malamnya.

(Baca Juga: Akhir Pekan, Yuk Liburan ke Danau Toba)

Saat Anda singgah di rumah penduduk, Anda juga bisa belajar budaya dari mereka. Sebab, Danau Toba ini terkenal juga sebagai pusat budaya yang dihadirkan oleh beragam suku Batak. Bisa juga menyempatkan waktu untuk melihat pembuatan kain Ulos di desa-desa sekitar Paropo.

(Fiddy Anggriawan )

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement