KETIKA seseorang terkena batuk, tidak disarankan untuk minum minuman bersuhu dingin. Sebab itu hanya akan memperparah batuknya. Minuman yang lebih disarankan adalah air hangat seperti rebusan air jahe atau air putih hangat. Minuman itu bisa menghangatkan tenggorokan dan menekan batuk.
Tapi, minum air hangat pun jangan yang suhunya terlalu panas. Minumlah air dengan suhu ruangan atau ruam kuku sehingga tidak ada rasa menyengat di tenggorok saat meminumnya. Batuk adalah gejala yang menunjukkan adanya iritasi di jalur napas. Apabila iritasi itu mendapat tekanan bisa menjadi lebih parah. (Baca Juga: Batuk Bukan Penyakit, Tapi Bisa Jadi Indikasi Terkena Penyakit Ginjal!)
Selain minum air hangat, cara lain yang bisa dilakukan adalah mengonsumsi obat herbal. “Sudah sejak dulu bahan herbal digunakan untuk meredakan batuk. Sekarang ini, obat herbal yang dijual di pasaran bisa untuk mencegah dan memperbaiki gejala batuk. Tapi ada juga yang bisa mengobati penyakitnya. Namun, yang lebih baik dikonsumsi adalah obat herbal untuk gejala,” tutur dr Fauziah Fardizza, SpTHT-KL (K), Konsultan Dokter Spesialis Telinga Hidung Tenggorok Bedah Kepala Leher dari Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo saat ditemui dalam acara konferensi pers peluncuran obat batuk herbal Ziplong di kawasan Thamrin, Jakarta Pusat, Rabu (26/7/2017).
Obat herbal memang lebih aman dikonsumsi dibanding antibiotik. Obat herbal bisa dikonsumsi setiap hari karena fungsinya melegakan tenggorokan. Selain mengonsumsi obat herbal yang dijual di pasaran, Anda juga bisa mengonsumsi bahan herbal yang tersedia di rumah Anda. Dirangkum Okezone dari berbagai sumber, inilah obat herbal alami yang bisa meredakan batuk;
Jahe
Meminum rebusan air jahe saat sedang batuk bisa menghangatkan tubuh. Waktu terbaik untuk meminum air jahe adalah malam hari. Karena biasanya, batuk lebih parah menyerang di malam hari. Hal itu dikarenakan beberapa orang memiliki alergi dingin.