SALAH satu jalan pintas untuk membuat anak yang rewel menjadi diam adalah dengan meletakkan gawai ke hadapan mereka. Dalam sekejap anak yang tadinya menangis bisa langsung diam.
Namun, jika anak dibiarkan tumbuh besar hanya dengan gadget saja, bisa-bisa pertumbuhan lainnya terhambat. Selain itu konten yang terdapat di dalamnya kadang-kadang berbahaya sehingga membuat orangtua cemas.
Menurut psikolog anak, Annelia Sani Sari, pemakaian gawai secara terus-menerus membuat anak menjadi alien di planet digital. Dalam artian anak tidak mengenal lingkungan sosial sehingga sulit berbaur.
"Kemampuan komunikasi untuk berinteraksi di perlukan untuk hidup di lingkungan sosial, apalagi manusia adalah makhluk sosial yang tidak bisa hidup sendiri. Pemakaian gadget dengan intensitas yang cukup banyak, membuat anak terhambat kemampuan bicara dan membaca ekspresi saat berinteraksi," katanya saat ditemui Okezone beberapa waktu lalu di Jakarta.
Baca Juga: Indahnya Panorama Marosi, Pantai Perawan Tersembunyi di Sumba Barat NTT
Lebih berbahaya lagi jika anak-anak sudah merasa nyaman atau asik sendiri dengan gadget sehingga, menjadi tidak peduli dengan lingkungan luar. Dari situ indera perasa dan kepekaan tidak terbentuk.
"Tidak memiliki rasa empati pada lingkungan, tidak peka terhadap apa yang terjadi di sekitar. Dampaknya anak tidak memiliki kemampuan bergaul. Ini tentu berbahaya untuk pertumbuhannya di masa depan. Sebab suatu hari anak akan memasuki lingkungan real di mana mereka harus berinteraksi langsung dengan manusia," jelasnya.
Sementara itu, bahaya lain dari gawai dipaparkan oleh Fibriyani Elastria, Consumer Product Marketing Google Indonesia adalah dari sisi konten. Di mana terdapat konten yang tak seharusnya dilihat anak.
"Video-video yang dibungkus dengan judul tonton untuk anak terkadang masih membuat tayangan orang dewasa. Kontennya pun membuat orangtua ngeri," kata Fibri.
Kalau anak dibiarkan punya gadget sendiri, dikhawatirkan konten-konten negatif tersebut datang tanpa tersaring. Seperti kekerasan, narkoba, bully, hingga video porno.
(Renny Sundayani)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.