KEDATANGAN Presiden Amerika Serikat (AS) ke-44, Barack Obama ke Candi Prambanan dan Borobudur memiliki arti yang strategis. Kunjugan Obama beserta rombongan ke The World Cultural Masterpiece itu bisa menjadi testimoni yang bagus agar wisatawan asing mau berkunjung ke Indonesia karena suasananya aman dan damai.
Dari siaran pers yang diterima Okezone, Jumat (30/6/2017), Menteri Pariwisata RI, Arief Yahya bahkan meminta kepada ASITA atau online travel agent (OTA) yang siap untuk menjual paket #NapakTilasObama dalam mengunjungi tempat-tempat istimewa yang pernah disinggahi oleh mantan presiden AS itu selama berlibur di Indonesia.
“Seperti kedatangan Raja Salman dari Arab Saudi yang lokasi liburannya di Bali. Kemenpar bisa mempromosikannya ke Timur Tengah. Kedatangan Raja Salman sukses menjadi endorser bagi wisatawan mancanegara dari Timur Tengah untuk berlibur di Bali dan Bogor," kata Arief Yahya.
Dengan kedatangan Obama ke sejumlah destinasi wisata di Bali dan Joglosemar, dirinya bisa mengendors wisatawan asal Negeri Paman Sam dan Eropa untuk berkunjung ke Indonesia. “Promosikan terus #NapakTilasObama agar semakin mendunia sehingga memiliki news value yang berdampak signifikan terhadap pariwisata Indonesia," ungkap Arief Yahya.
Di sisi lain, Direktur Utama PT Candi Borobudur Prambanan dan Ratu Boko, Edy Setiawan mengatakan kunjungan Obama ke candi Hindu dan Buddha itu bisa menyuarakan pesan perdamaian yang telah dilihat langsung oleh Obama.
(Helmi Ade Saputra)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.