Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Apa Bedanya Penyakit Roseola, Campak dan Rubella?

Muhammad Sukardi , Jurnalis-Senin, 05 Juni 2017 |16:00 WIB
Apa Bedanya Penyakit Roseola, Campak dan Rubella?
Ilustrasi (Foto: Boldsky)
A
A
A

RUAM pada kulit bayi jangan dianggap sepele. Pemeriksaan yang tepat akan menentukan pengobatan yang benar.

Walau memiliki ciri yang sama, yaitu munculnya ruam pada kulit, nyatanya terdapat perbedaan penyakit yang menyerang bayi Anda. Secara kasat mata memang serupa, tetapi ketika mengenali lebih jauh mengenai awal munculnya ruam tersebut, Anda akan menemukan perbedaan penyakit yang diderita si buah hati.

Seperti yang diungkapkan Dokter Spesialis Anak RS Siloam Lippo Village, Tangerang, dr Elvie C Sangian. Menurutnya, ada perbedaan mendasar dari gejala ruam yang muncul di kulit anak. Beberapa penyakit seperti Roseola, Campak, dan Rubella memiliki gejala awal yang sama yaitu muncul ruam. "Tapi, pada kenyataannya tiga penyakit serupa tapi tak sama itu berbeda," ungkapnya, saat diwawancarai di RS Siloam Lippo Village, beberapa hari yang lalu.

Elvie menuturkan, perbedaan dari ketiga penyakit tersebut adalah proses munculnya ruam.

1. Roseola

Saat akan menderita penyakit ini, anak akan merasakan demam tinggi sampai 39 derajat selsius. Setelah itu suhu badan anak akan turun, dan saat tubuh anak kembali normal, ruam pertama pun muncul di sekitar leher belakang sampai ke badan. Penyakit ini biasanya diderita anak satu sampai dua tahun.

2. Campak

Tanda awal penyakit ini adalah mata memerah, kemudian muncul batuk pilek. Setelah itu demam tinggi disertai batuk parah. Kemudian ruam pun muncul.

Yang menjadi perhatian pada penyakit ini adalah hilangnya ruam di sekujur tubuh. Ruam baru akan hilang keseluruhan setelah seluruh ruam sudah keluar mulai dari ujung kaki sampai ujung tangan. Demam tubuh pun belum akan turun kalau ruam belum keluar semua.

3. Rubella

Gejala ini juga diserita anak-anak. Ada tiga keadaan munculnya ruam pada kasus ini. Yang pertama, ruam muncul tanpa suhu badan harus panas. Kedua, ruam muncul saat badan sudah mencapai suhu 39 derajat selsius. Yang terakhir, ruam muncul beriringan saat tubuh anak mulai panas.

Satu hal yang harus diperhatikan adalah penyakit ini membuat kelenjar getah bening membengkak. Keadaan itu dirasakan ketika ada benjolan cukup besar di belakang telinga. Penyakit ini juga harus diwaspadai ibu hamil. Sebab, akan menggangu kesuburan pertumbuhan janin.

(Helmi Ade Saputra)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement