Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Tambahkan Lilin di Kamar Pengantin! Malam Pertama Makin Romantis

Vessy Frizona , Jurnalis-Jum'at, 12 Mei 2017 |17:11 WIB
Tambahkan Lilin di Kamar Pengantin! Malam Pertama Makin Romantis
Dekorasi kamar (Foto: Interiordecorz)
A
A
A

PERNIKAHAN adalah hari yang paling membahagiakan bagi setiap pasangan, selain pernikahan dan gaun pengantin, Anda akan memerlukan dekorasi kamar tidur yang romantis untuk menambahkan momen istimewa lainnya.

Jangan lewatkan membuat kamar tidur romantis sebagai kenangan tak terlupakan dalam pernikahan. Maka inilah sederet ornamen yang wajib ada dalam mendekor kamar pengantin baru, seperti dilansir Interiordecorz, Jumat (12/5/2017).

Lilin

Lilin di kamar akan memberi efek romantis dan hangat, sehingga meningkatkan mood pengantin. Letakkan lilin di wadah Kristal sehingga ruangan kian mempesona. Lilin di ruang pernikahan membuat malam pertama jauh lebih menarik. Anda juga menambah taburan bunga di lantai atau tempat tidur.

Membentuk tirai/gorden

Di Pakistan, hiasan tempat tidur untuk malam pertama disebut 'Saij' dan kebanyakan tempat tidur pengantin ada hiasan tirai. Pasang tirai besar di tempat untuk menambah keanggunan kamar.

Efek cahaya

Untuk dekorasi kamar malam pertama, faktor cahaya sangat penting. Cobalah untuk menjaga suasana bunga daisy yang membuat malam terasa mendebarkan dan luar biasa. Di kamar yang romantis pasang lampu hias dengan cahaya sedikit redup.

Pengharum

Semua kebutuhan dekorasi yang disebutkan di atas adalah saran untuk Anda, namun tambahan wewangian juga sangat penting. Meski aroma dekorasi bunga menciptakan kesan yang apik namun pasangan harus memiliki keharuman romantis di ruangan sehingga meningkatkan mood.

(Vien Dimyati)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement