SERING buang air kecil di malam hari pada pertengahan usia 50-an, dapat menimbulkan rasa lelah, lekas marah, dan cemas di pagi hari. Ilmuwan telah menemukan cara agar Anda tidak terlalu sering pipis di tengah malam.
Peneliti Jepang menemukan bahwa menurunkan asupan garam, secara signifikan dapat mengurangi frekuensi ke toilet di malam hari. Kondisi ini dikenal dengan istilah nokturia.
Peneliti melibatkan 223 relawan dan diminta untuk mengurangi 25 persen asupan garam mereka, dari 10,7 gram ke 8 gram sehari. Hasil pantauan menunjukkan, rata-rata frekuensi buang air kecil berkurang, dari 2,3 kali menjadi 1,4 kali setelah asupan garam dikurangi.
Ketika peneliti meminta 98 peserta untuk meningkatkan asupan garam dari 9,9 gram ke 11 gram, rata-rata frekuensi buang air kecil meningkat jadi 2,7 kali tiap malamnya.
"Ini adalah studi pertama yang mengukur seberapa besar pengaruh garam terhadap frekuensi buang air kecil," ungkap dr Matsuo Tomohiro, pemimpin penulis dari Nagasaki University.
Sementara itu, National Health Service UK merekomendasi konsumsi garam setidaknya 6 gram saja tiap harinya. Tidak hanya mengurangi frekuensi Anda pergi ke toilet di malam hari, tetapi juga menstabilkan tekanan darah dan menunjang kesehatan Anda. Demikian dilansir dari Telegraph, Rabu (29/3/2017).
(Renny Sundayani)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.