Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Ini Dia Penyebab Utama Kulit Kusam

Pradita Ananda , Jurnalis-Kamis, 30 Maret 2017 |05:30 WIB
Ini Dia Penyebab Utama Kulit Kusam
kulit kusam (Foto: Youqueen)
A
A
A

MENCEGAH selalu lebih baik daripada mengobati. Ungkapan terkenal satu ini, memang cocok untuk menggambarkan situasi apapun. Termasuk salah satunya soal keadaan kulit wajah yang kusam.

Sebelum menghabiskan banyak biaya untuk mengatasi kulit wajah yang kusam tersebut. Tentu ada baiknya untuk mengetahui terlebih dahulu, apa saja faktor-faktor dasar penyebab kulit wajah menjadi kusam. Agar nantinya solusi yang dilakoni menjadi tepat dan lebih efektif.

Seperti dikutip Goodhousekeeping, Kamis (30/3/2017) penyebab pertama kulit wajah kusam adalah kurangnya kulit wajah dieksfoliasi. Kurangnya intensitas exfoliating wajah ini menjadikan sel-sel kulit kering, kulit mati, kotoran dan debu menjadi tertumpuk. Jadi jangan heran kalau Anda sudah merasa optimal membersihkan wajah dua kali sehari, namun wajah tetap terlihat lusuh dan kusam.

Penyebab kedua ialah kurangnya tingkat kelembapan dalam kulit wajah. Mengoleskan pelembap di wajah menjadi hal penting karena olesan pelembap inilah berarti menambahkan lipids (lemak alami dalam kulit) serta menjadi lapisan yang mengunci jarak antara sel-sel dalam jaringan kulit sehingga menghasilkan tampilan kulit wajah yang tidak hanya cerah namun juga halus.

Kurang minum air mineral disebutkan menjadi faktor penyebab kulit kusam yang selanjutnya. Jika tubuh kekurangan air alias dehidrasi maka hal ini akan secara langsung berefek pada kondisi tampilan luar kulit. Dehidrasi mengurangi volume peredaran darah dalam kulit, inilah yang membuat kulit akhirnya jadi pucat dan kusam seperti orang sakit.

Faktor penyebab selanjutnya adalah, sering tidur larut malam sehingga waktu istirahat tidak menjadi optimal. Tidur cukup adalah salah satu metode alami tubuh untuk merestorasi waktu bagi sel-sel kulit untuk memperbaiki dan beregenerasi. Semakin kurang waktu tidur, maka sel-sel kulit tidak akan bisa beregenerasi secara optimal.

Terakhir ialah faktor stress. Di mana disebutkn bahwasanya stress menyebabkan peningkatan cortisol, yang memberikan pengaruh pada kelancaran peredaran darah dalam kulit dan proses regenerasi kulit itu sendiri.

(Dinno Baskoro)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement