Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Fakta dan Mitos Tentang Equinox Musim Semi

Erika Kurnia , Jurnalis-Selasa, 21 Maret 2017 |19:05 WIB
Fakta dan Mitos Tentang Equinox Musim Semi
Ilustrasi Equinox (foto: NASA)
A
A
A

FENOMENA Equinox yang puncaknya jatuh setiap 20 Maret ditandai dengan masuknya musim hujan dan musim semi di negara empat musim.

Fenomena alam ini mempengaruhi banyak hal di dunia, termasuk menciptakan mitos daripada fakta saintifiknya dan beberapa keajaiban yang dipercaya banyak orang.

Berikut adalah beberapa contohnya, seperti dikutip dari Al.com, Selasa (21/3/2017).

Siang dan malam hari sama panjang selama equinox

Dipercaya demikian sehingga fenomena ini disebut "Equinox" atau “equi” “sama” dan “nox” "malam". Faktanya, itu tidak benar-benar terjadi di semua tempat hari ini, kecuali di wilayah khatulistiwa. Panjang hari bervariasi tergantung pada garis lintang.

Tanggal 16 Maret sebenarnya adalah hari ketika siang dan malam yang nyaris sama panjang, yang juga dikenal sebagai "equilux."

Matahari terbit tepat di timur dan tenggelam tepat di barat

Derajat terbit dan tenggelam matahari di hari-hari biasa kerap tidak tepat pada titik nol arah timur dan barat. Tapi selama periode Equinox terjadi, matahari yang muncul tepat di atas kepala pada siang hari di khatulistiwa, menurut EarthSky.org, akan jatuh tepat di titik timur dan barat.

Ini adalah fakta. Sehingga Anda bisa memanfaatkan arah bergesernya matahari untuk menentukan arah, yang pastinya bisa sangat membantu saat Anda bepergian.

Hilangnya bayangan di siang hari menipu Anda

Selama equinox, bumi miring pada porosnya sehingga mengubah jatuhnya sinar matahari. Ini akan membuat benda atau orang yang berdiri di bawah matahari di tengah hari tidak akan memiliki bayangan sama sekali, menurut AccuWeather.

Keunikan ini akan terlihat seperti foto Piramida Mesir di Giza dan beberapa bangunan peradaban kuno yang menyembah matahari lainnya terlihat spektakuler karena memanfaatkan fenomena ini sebagai penentu arsitekturnya.


Telur bisa berdiri dengan ujung kecilnya

Ini adalah mitos yang banyak dipercaya orang. Selama Equinox, keajaiban telur yang bisa berdiri seimbang saat didirikan di tengah hari tidaklah nyata. Sementara hal ini masih sering dipertontonkan, seperti dalam festival kulminasi matahari.

Bahkan, menurut informasi dari NASA, telur sendiri memiliki benjolan kecil di ujung cangkang sempit mereka yang memungkinkan keseimbangan terjadi saat telur didirikan.

(Fiddy Anggriawan )

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement