Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Punya Payudara Besar, Wanita ini Jalani Operasi Pengurangan Payudara

Maria Amanda Inkiriwang , Jurnalis-Rabu, 18 Januari 2017 |19:00 WIB
Punya Payudara Besar, Wanita ini Jalani Operasi Pengurangan Payudara
Taylah Gifford operasi pengurangan payudara (Foto: Dailymail)
A
A
A

PAYUDARA merupakan bagian yang indah pada tubuh wanita. Namun, seorang wanita memutuskan untuk melakukan operasi pengurangan payudara karena alasan kesehatan.

Ia tidak menderita penyakit kronis atau kanker ganas. Taylah Gifford, seorang mahasiswa dari Sydney memiliki ukuran payudara 32 E (ukuran UK). Hal ini menyebabkan ia nyeri punggung dan sulit menemukan pakaian yang pas.

Putus asa untuk mencari bantuan, teman Gifford mendirikan sebuah laman 'Go Fund Me' untuk mengumpulkan dana operasi pengurangan payudara Gifford. Operasi ini menelan biaya sekira $14 ribu atau setara Rp186 juta.

Wanita muda ini menggambarkan perjuangannya sehari-hari yang berurusan dengan payudara berukuran 32 E dalam buku hariannya.

"Apakah Anda pernah merasa sedang terbebani. Aku merasa ada beban, maksudku apakah Anda pernah membawa tas 7 kg atau kentang atau seorang anak yang bergelayutan pada bagian depan?" tanya wanita berusia 21 tahun itu.

Gifford mengungkapkan sebagai gadis muda, ia berharap memiliki payudara yang nyaman. Ia hanya ingin seperti gadis muda yang memiliki bra berwarna merah muda idamannya.

"Aku telah melewati masa pubertas. Aku terlalu amat berharap atau makan ayam dengan suntikan hormon. Payudara ini tumbuh seperti semangka," jelasnya.

Wanita berusia 21 tahun itu mengatakan, payudara besarnya menyebabkan banyak masalah dalam hidupnya. Ia harus membeli bra seharga hampir Rp2 juta setiap 3 bulan sekali, karena bra yang terlalu berat.

"Aku sulit berolahraga, ketika berjalan selama 20 menit, aku harus berhenti karena sakit. Sedangkan di tempat tidur, aku merasa sakit dan sulit untuk tidur," jelasnya.

Gifford mengakui, keputusan ini telah dipikirkan sejak berusia 18 tahun. Ia mendapatkan pinjaman dari seorang temannya itu dan berhasil melakukan operasi pada Desember 2016.

Lima minggu pasca operasi, Gifford masih menjalani masa pemulihan. Ada perbedaan besar yang amat dirasakan. Meski masih ada pembengkakan di beberapa bagian, kata dokter payudaranya akan menyusut satu cup.

"Payudaraku masih sakit dan belum disarankan dokter untuk berolahraga selama tiga bulan," tungkap Gifford.

Kini, tidak ada lagi rasa sakit pada bagian punggung dan ia merasa lebih ringan. Bahkan, keluarga dan teman-temannya mengatakan, Gifford tampak begitu bahagia. Demikian dilansir dari laman Dailymail, Rabu (18/1/2017).

(Helmi Ade Saputra)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement