Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Ini 5 Mitos dan Fakta Oral Seks yang Perlu Anda Tahu

Dinno Baskoro , Jurnalis-Rabu, 28 Desember 2016 |13:05 WIB
Ini 5 Mitos dan Fakta Oral Seks yang Perlu Anda Tahu
Ilustrasi (Foto: Thehealthsite)
A
A
A

ORAL seks diyakini banyak orang dapat memberi kenikmatan dengan sensasi berbeda. Namun banyak juga yang takut atau bahkan enggan melakukan oral seks karena mitos-mitos yang beredar.

Untuk pemahaman lebih lanjut, berikut beberapa pemaparan seputar mitos oral seks beserta faktanya dari para ahli, sebagaimana dikutip laman Timesofindia, Rabu (28/12/2016).

Dapat menghilangkan keperawanan

Oral seks di mana tidak ada kontak seksual antara penis dan vagina dikatakan dapat menghilangkan keperawanan wanita. Apa benar? Dikatakan para ahli, selaput dara yang jadi penentu keperawanan wanita hanya dapat pecah atau sobek jika ada penetrasi fisik dari Mr P atau perlakuan yang mirip penetrasi. Mungkin saja keperawanan bisa hilang jika oral seks dilakukan terlalu kasar.

Oral seks bisa sebabkan wanita hamil

Oral seks dapat dilakukan ketika ingin merasakan kenikmatan seksual dengan sensasi berbeda. Selama ini banyak wanita khawatir melakukan oral seks karena diyakini bisa membuatnya hamil. Hal ini mitos atau fakta?

Faktanya, oral seks tidak menyebabkan kehamilan. Pasalnya tidak ada aktivitas penetrasi dan tidak ada sperma yang masuk ke dalam rahim, sehingga tidak memungkinkan terjadi pembuahan.

Apakah oral seks higienis?

Tentu hal ini tergantung dari pribadi seseorang yang rajin merawat organ kelamin atau tidak. Namun bagi mereka yang tidak terbiasa maka dapat memandang aktivitas seksual ini sebagai sesuatu yang menjijikan.

Higienitas merupakan satu poin penting yang harus diperhatikan dalam oral seks. Pasalnya, berbagai risiko penyakit kelamin menular bisa terjadi akibat oral seks.

Oral seks tidak bisa orgasme?

Oral seks selalu dianggap bagian dari foreplay yang sama sekali tidak memberikan orgasme. Namun sebenarnya, orgasme dapat membuat pasangan lebih bergairah dan mencapai klimaks. Bahkan dikatakan para ahli, orgasme dari oral seks sensasinya lebih menyenangkan ketimbang penetrasi.

Tidak bisa menularkan HIV?

Seperti ulasan yang sudah dibahas di atas, penting untuk memerhatikan kebersihan kelamin sebelum oral seks. Pasalnya, aktivitas ini juga bisa berisiko menularkan berbagai penyakit menular kelamin termasuk HIV. Pasalnya, selama oral seks memungkinkan terjadi pertukaran cairan hingga menyebabkan penularan infeksi yang cukup besar.

(Helmi Ade Saputra)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement