Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

DIET MAYO DAY 13: Kebiasaan Mengurangi Garam dan Gula, Sehatkah?

Dinno Baskoro , Jurnalis-Sabtu, 29 Oktober 2016 |15:19 WIB
DIET MAYO DAY 13:  Kebiasaan Mengurangi Garam dan Gula, Sehatkah?
Pengurangan konsumsi garam (Foto: health.harvard.edu)
A
A
A

MENGUBAH kebiasaan konsumsi makanan sehat dapat diubah secara drastis dengan pola diet mayo. Pada intinya, pola bersantap dalam diet mayo ini disarankan konsumsi makanan atau minuman tanpa gula dan garam tambahan.

Lantas apakah kebiasaan tersebut aman bagi kesehatan jika terus berkelanjutan?

"Enggak apa-apa, justru sehat. Karena selama ini kita sudah mengonsumsi garam dan gula berlebih," ucap Jocelyn Halim, ahli gizi kepada Okezone di Jakarta.

Setelah 13 hari menjalani diet mayo, maka Anda tak perlu khawatir akan kekurangan gula dan garam di dalam tubuh.

Pasalnya, gula dan garam sudah terdapat pada makanan yang kandungannya lebih alami. Kemudian dampak mengurangi asupan garam dan gula tambahan sama sekali tidak berbahaya bagi kesehatan.

"Kalau kebanyakan garam maka risiko tekanan darah tinggi lebih besar. Mengurangi asupan itu akan lebih sehat," ucapnya.

(Hessy Trishandiani)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement