RIBUAN orang percaya bahwa mereka memiliki kondisi kulit aneh (morgellons) yang terasa seperti digigit serangga. Namun, dokter bersikeras pasien mengalami gangguan kesehatan mental, yakni delusi (suatu keyakinan yang salah karena bertentangan dengan kenyataan).
Mereka yang mengatakan memiliki kondisi pengalaman kontroversial secara intens dengan gangguan kulit gatal dan luka yang disebabkan oleh sensasi merangkak, seakan serangga menyengat, menggigit, atau bergerak di dalam tubuh mereka. Materi seperti benang pada kulit juga merupakan keluhan umum, serta merasa lelah dan tertekan.
Penyanyi Joni Mitchell mengklaim memiliki kondisi ini, bersama 13.000 orang di Amerika Serikat. Pada tahun 2010 dia mengatakan ia memiliki penyakit yang tak tersembuhkan, aneh yang tampaknya seperti dari luar angkasa dan menggambarkan bagaimana serat dalam berbagai warna menonjol keluar dari kulit seperti jamur setelah hujan badai.
Kelompok penderita Morgellons bersama-sama membentuk komunitas dan forum online dan mengisi halaman Morgellons Research and Support Network di Facebook dengan mengisi gambar dari serat yang ditemukan pada kulit mereka.
Beberapa mengatakan, luka kulit mereka menyebabkan oleh bahan kimia dan lain-lain mungkin makhluk hidup asing.
Namun para peneliti telah berjuang untuk membuktikan kondisi yang ada. Sebuah studi tahun 2012 yang diterbitkan dalam pre-review jurnal PLoS One tidak bisa menunjukkan apa yang menyebabkan gatal.
Sebaliknya, para ahli percaya bahwa kondisi ini merupakan penyakit mental. Luka yang disebabkan oleh pasien berulang kali menggaruk kulit mereka, dan menimbulkan "serat" seperti bahan katun dari pakaian.
Cindy Casey Holman, seorang perawat dan direktur Charles E. Holman Morgellons Disease Foundation, mengatakan, pihaknya juga menemukan bahwa yang mengeluhkan kondisi tersebut sangat depresi, dan memiliki keprihatinan somatik, di mana kondisi mental seseorang mempengaruhi kesehatan fisik mereka.
Kondisi kontroversial pada tahun 2002 diyakini telah dinamai oleh Mary Leitao yang menolak vonis dokter bahwa anaknya menderita delusi, dan menemukan istilah "moregellons" di surat dokter dari tahun 1660-an. Demikian seperti dilansir Independent, Jumat (7/10/2016).
(Helmi Ade Saputra)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.