SUSHI dan sashimi adalah dua jenis makanan khas Jepang yang banyak digemari orang. Kepopulerannya membuat orang seolah ingin mencicipi sushi atau sashimi meskipun hanya sekali dalam seumur hidup. Keduanya kerap disandingkan tapi keduanya memiliki perbedaan yang signifikan.
Dilansir dari Buzzle, Rabu (5/10/2016), di restoran sushi biasanya tersaji juga menu sashimi, bahkan keduanya kerap disajikan dalam satu plate yang sama. Tapi keduanya berbeda, bahkan ada koki khusus sushi dan koki khusus sashimi.
Secara teknis, sushi berarti nasi cuka. Sushi sendiri adalah hidangan yang terdiri dari nasi yang diolah dengan cuka lalu disajikan bersama potongan sumber protein seperti ikan, udang dan sayuran. Sushi disajikan dengan teknik digulung kemudian dipotong seukuran satu suapan. Isian sushi sangat beragam mulai ikan mentah, udang, olahan ikan dan lain sebagainya. Sushi dimakan bersama cocolan soy sauce.
Sementara sashimi adalah hidangan yang terdiri dari irisan tipis daging ikan mentah. Jenis ikan biasanya terdiri dari ikan salmon atau ikan tuna. Cara menyantapnya adalah dengan mencelupkan potongan ikan pada saus shoyu dan sedikit wasabi.
Wasabi tidak selalu harus digunakan saat menyantap sushi tapi ketika makan sashimi harus menggunakan wasabi. Wasabi bukan hanya bisa menambah rasa tapi juga membunuh kuman yang terdapat pada ikan mentah, oleh karenanya menyantap sashimi harus menggunakan sedikit wasabi. Selain wasabi, ada gari atau acar jahe yang bisa digunakan untuk menetralisir mulut sebelum menyantap hidangan berikutnya.
(Santi Andriani)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.