Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Bentuk Proteksi agar Remaja Tak Salah Jalan Meraih Eksistensi

Vessy Frizona , Jurnalis-Kamis, 15 September 2016 |21:58 WIB
Bentuk Proteksi agar Remaja Tak Salah Jalan Meraih Eksistensi
Proteksi anak agar tak salah meraih eksistensi (Foto: Thefamilyinstite)
A
A
A

REMAJA adalah masa transisi yang pasti dialami setiap orang. Pada masa ini, jiwa remaja masuk dalam kategori labil, mereka sering terjebak mengenai persoalan eksistensi.

Seorang pakar remaja, Vivid Fitria Argarini mengatakan saat ini tren eksis yang ingin diperoleh remaja adalah melalui sosial media. Macam-macam medianya, bisa Facebook, Instagram, Blog, atau video. Untuk meraih eksistensi di dunia maya, maka cara yang mereka lakukan juga sering melewati batas.

“Tidak bisa disalahkan mengapa mereka memilih eksis di media sosial karena memang trend-nya seperti itu. Yang disalahkan adalah apabila remaja menjadi eksis karena hal negartif, misalnya foto vulgar, seks bebas, atau narkoba. Maka kembali lagi, orangtua harus memproteksi si anak remajanya,” ungkap Vivid ketika dihubungi Okezone, Kamis (15/9/2016).

Lebih spesifik, wanita lulusan University of Wisconsin, Whitewater jurusan Komunikasi memaparkan bentuk proteksi yang harus dilakukan orangtua. Khususnya, ketika anak sudah duduk di bangku kuliah, di mana dari segi usia mereka tergolong kategori dewasa.

“Ada hal-hal yang absolute principle wajib dipatuhi remaja. Misalnya aturan tidak melakukan seks sebelum nikah, dan mendekati drugs. Remaja harus bertanggung jawab pada dirinya sendiri walau harus nge-kos atau menyewa apartemen,” lanjutnya.

 

(Renny Sundayani)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement