BERLIBUR ke Tiongkok umumnya menyaksikan keajaiban dunia, seperti Tembok Raksasa. Padahal ada hal yang bisa dinikmati, yakni Hewan Panda.
Panda di Tiongkok terancam punah karena rusaknya habitat akibat industrialisasi dan bencana alam. Saat ini lebih kurang hanya ada 2.000 ekor yang tersisa di alam bebas.
Di Tiongkok sendiri ada tiga lokasi yang disediakan kepada wisatawan yang ingin melihat kawanan hewan besar berbulu itu beraksi, demikian dilansir Nationalgeographic, Senin (5/9/2016).
Dujiangyan
Lokasi ini berjarang satu jam setengah dari Ibu Kota Provinsi Sichuan, Chengdu. Itu adalah lokasi strategis yang mudah diakses wisatawan yang ingin melihat panda.
Di sini menawarkan sebuah pengalaman interaktif antara wisatawan dengan panda secara langsung. Wisatawan juga dapat membangunkan panda yang tertidur, membersihkan kandang, dan memberikan makan kepada kawanan panda yang ada di Pusat Panda Dujiangyan.
Pusat Panda Raksasa Gengda
Gengda adalah fasilitas terbaru dari Wolong Nature Reserve yang menggantikan pusat penelitian yang sudah hancur oleh gempa pada 2008 lalu.
Di sana wisatawan dapat melihat pendidikan, penelitian, penangkaran dan cara panda raksasa berinteraksi dengan habitat alami mereka.
Bifengxia
Jika Provinsi Sichan dianggap sebagai "Negara" Panda, maka Basis Panda Bifengxia adalah jiwanya. Terletak sekira 90 mil di luar Chengdu dengan lokasi lembah yang memiliki air terjun.
Lokasi ini menjadi rumah beberapa panda raksasa yang membutuhkan perlindungan stelah pusat penangkaran Wolong hancur akibat gempa 2008.
Selain itu, di sini juga menjadi rumah bagi panda-panda yang baru lahir, di mana wisatawan dapat mengamati para pengasuh yang sudah menganggap hewan-hewan ini sebagai anaknya.
Beberapa panda yang masih mudah juga memperlihatkan atraksi menggemaskan dengan memanjat pohon dan kerap terjatuh.
(Johan Sompotan)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.