Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Peserta Sail Indonesia 2016 Terpesona Keindahan Kota Kupang

Antara , Jurnalis-Senin, 01 Agustus 2016 |11:03 WIB
Peserta Sail Indonesia 2016 Terpesona Keindahan Kota Kupang
Ilustrasi
A
A
A

KUPANG - Peserta Sail Indonesia 2016 yang tengah berada di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) terpesona dengan berbagai sajian budaya NTT dan keindahan alam di wilayah provinsi berbasis kepulauan tersebut.

"Kami sungguh terpesona dengan adat dan budaya serta tarian dari berbagai daerah di NTT, termasuk alamnya yang begitu eksotik," kata wakil delegasi Peserta Sail Indonesia 2016 asal Australia, Beel, seperti dikutip dari Antara, Senin (18/2016).

Dia mengatakan, peserta Sail Indonesia 2016 berasal dari berbagai negara di dunia yang datang dengan memilih titik awal di Darwin, Australia Utara untuk mengarungi lautan menuju Indonesia.

Perjalanan dengan menggunakan kapal layar (yacht) menuju Indonesia untuk menikmati sejumlah destinasi yang ada di sejumlah daerah itu, melalui pintu Selatan Indonesia, yaitu Kota Kupang.

"Kami berlabuh di Pantai Koepan sejak Senin 25 Juli lalu hingga Rabu 28 Juli sudah bergabung 37 yacht," ujar dia.

Sejak tiba di Kupang, para peserta sail dipandu mengelilingi Kota Kupang dan mendatangi sejumlah destinasi wisata, pusat kuliner serta tempat hasil kerajinan tangan warga. Selain itu, selama beberapa malam di Kota Kupang, warga juga memberikan hiburan dengan sejumlah tarian adat dan budaya dari sejumlah daerah di wilayah ini.

"Kami sangat bangga dan berterima kasih untuk penyambutan ini. Kami bahagia dan sangat meninkmati Kota Kupang," tuturnya.

Dia mengaku, akan membawakan dan menyampaikan hal bermakna yang baru pertama ditemukan dan dialami di Kota Kupang ini kepada seluruh orang yang akan ditemuinya, termasuk di negaranya.

"Hal kasih inilah yang akan saya wartakan ke seluruh dunia," kata turis yang mengaku baru pertama kali datang ke Kota Kupang itu.

Sementara, Kepala Dinas Pariwisata Kota Kupang, Ester Muhu mengatakan, dari 37 kapal layar yang sudah ada sejak Kamis 28 Juli 2016 lalu, hampir 100 orang yang sudah diajak mengelilingi Kota Kupang dan seluruh tempat wisata yang ada.

"Mereka juga sudah kami hibur dengan sejumlah tarian dan kegiatan adat untuk memperkenalkan sejumlah adat dan budaya daerah di ibu kota Provinsi NTT ini," kata dia.

Menurut rencana, pada Selasa 2 Agustus 2016, para peserta yang ada di Kota Kupang ini mulai meneruskan pelayaran ke sejumlah titik. "Mereka akan dibagi dalam dua zona untuk kepentingan pilihan destinasi," katanya.

Ada kelompok yang akan terus berlayar ke arah timur menuju Pantai Wini di Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) yang berbatasan langsung dengan wilayah kantung (enclave) Timor Leste, Oecusse.

Setelah menikmati pantai Wini dan sejumlah sajian di sana, para peserta akan terus melanjutkan rute pelayaran ke Alor dan sekitarnya. Sementara kelompok lainnya akan ke arah barat menuju Pulau Rote untuk menikmati keindahan alam di wilayah Slatan Indonesia. Setelah itu masing-masing kelompok melanjutkan pelayaran ke Wakatobi di Sulawesi Tenggara dan Raja Ampat di Papua Barat.

(Fransiskus Dasa Saputra)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement