SAAT Anda mengidap anemia, dokter pasti meresepkan obat atau suplemen penambah darah, yang berisi zat besi dan asam folat untuk membantu membentuk hemoglobin darah. Agar bisa diserap secara efektif, ahli menyarankan agar obat diminum bersama cairan mengandung vitamin C.
Disampaikan Dr dr Yustina Anie Indriastuti, MSc, SpGK, selaku ketua Perhimpunan Dokter Gizi Medik Indonesia (PDGMI), faktor yang meningkatkan penyerapan zat besi adalah vitamin C dan sumber makanan hewani. Ketika obat penambah darah dikonsumsi, ia mengatakan air jeruk bisa membantu penyerapan zat besi lebih baik.
"Zat besi akan diserap lebih baik dengan bantuan vitamin C. Nah, saat minum obat penambah darah yang terbaik bisa dengan air jeruk karena ada vitamin C-nya. Tapi, kalau takut perut perih cukup air putih saja," katanya dalam presentasinya di acara peluncuran kampanye "Indonesia Bebas Anemia" di JS Luwansa, di bilangan Kuningan, Jakarta, Rabu (16/3/2016).
Sementara itu, ia menyarankan, tablet penambah darah sebaiknya tidak dikonsumsi bersamaan dengan minuman, seperti teh, kopi, susu. Minuman seperti itu harus dihindari karena dapat menghambaat penyerapan zat besi.
"Minum obat tablet penambah darah atau makan makanan hewani tinggi zat besi dengan teh hitam atau kopi dapat menghambat penyerapan zat besi karena kandungan tannin. Zat lain seperti fosfor, serat, fitat, juga menghambat penyerapan zat besi. Jadi, kalau Anda harus minum obat anemia, air putih atau air bervitamin C yang terbaik," jelasnya.
(Helmi Ade Saputra)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.